126 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Medan Periode Januari-Maret 2026

Campak. (Foto: Halodoc)
Medan, MISTAR.ID
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut) suspek campak di Kota Medan pada Januari hingga Maret 2026 ditemukan 126 kasus.
"Kasus campak didominasi usia anak khususnya bayi, balita, dan anak usia sekolah," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr. Shereivia Faradillah, MKM, Jumat (10/4/2026).
Dominasi kasus campak paling banyak ditemukan pada anak karena kelompok tersebut paling rentan, terutama pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Sedangkan transmisi kasus campak di Kota Medan sampai saat ini masih ditemukan di masyarakat.
“Kasus campak tersebut belum sepenuhnya terkendali karena masih ditemukan adanya kasus sampai awal April,” tuturnya.
Di Sumut sendiri, ada tiga kota yang menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, yaitu Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, dan Kabupaten Batubara.
"Status KLB campak Medan telah ditetapkan sejak tahun 2024, sebagai respons atas peningkatan kasus yang signifikan hingga awal tahun 2026," ucapnya.
Dibandingkan tahun lalu, total kasus campak di Kota Medan mencapai 1.390 jiwa. Rincian kasus terkonfirmasi positif 319 jiwa dan jumlah kasus suspek campak mendominasi dengan 1.071 kasus. (hm20)
























