Tuesday, July 28, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

450 Remaja Putri di Asahan Ikuti Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis Cegah Stunting

Mistar.idSelasa, 28 Juli 2026 pukul 20.25 WIB
450_remaja_putri_di_asahan_ikuti_aksi_bergizi_dan_cek_kesehatan_gratis_cegah_stunting

Gerakan Aksi Bergizi di sekolah untuk percepat penanggulangan stunting. (Foto:dokumen Diskominfo / Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID (28/7/2026) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus mengintensifkan upaya percepatan penanggulangan stunting dengan menyasar remaja putri sebagai calon ibu masa depan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah yang dipadukan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Selasa (28/7/2026).

Program yang digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan itu merupakan bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran remaja putri akan pentingnya gizi seimbang, pembiasaan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta deteksi dini anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb).

Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Imran Mahdin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memilih sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan terus berlanjut melalui berbagai program pembangunan, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan.

"Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting tidak hanya membekali peserta didik dengan gizi jasmani, tetapi juga gizi rohani melalui pendidikan agama. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, berakhlak mulia, serta mampu mewujudkan masyarakat Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, menjelaskan Gerakan Aksi Bergizi dirancang untuk meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Ia mengatakan, selain mengedukasi tentang pola makan bergizi seimbang, kegiatan tersebut juga mendorong para siswi membiasakan aktivitas fisik serta mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin setiap minggu.

"Gerakan Aksi Bergizi bertujuan meningkatkan kesadaran remaja putri usia sekolah mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat, mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin setiap minggu, membiasakan aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta memperkuat komitmen sekolah agar Gerakan Aksi Bergizi dapat dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat," kata Hari Sapna.

Menurutnya, sebanyak 450 siswi dari SMP Islamiyah, MTs, dan Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting menjadi sasaran kegiatan tersebut.

Hari Sapna berharap para remaja putri yang mengikuti program ini memiliki status gizi yang baik sehingga mampu menjadi generasi yang sehat dan bebas anemia.

"Melalui kegiatan ini diharapkan para remaja putri sebagai calon ibu di masa depan memiliki status gizi yang baik, terbebas dari anemia, serta mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, kompeten, dan berdaya saing dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Mewakili Bupati Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan Mohammad Azmy Ismail mengatakan Gerakan Aksi Bergizi menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

"Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas melalui pembiasaan konsumsi gizi seimbang serta pemberian Tablet Tambah Darah kepada remaja putri," ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN