Israel Serang Komandan Hamas Meski Sedang Gencatan Senjata

Israel serang Hamas. (Foto: La Tribune)
Yerussalem, MISTAR.ID – Israel melancarkan serangan udara terhadap seorang komandan Hamas di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Rabu (12/8/2026).
Serangan tersebut disebut menyasar anggota Hamas yang dituding merencanakan serangan terhadap pasukan Israel yang masih berada di wilayah Gaza.
Dilaporkan Reuters, Jumat (14/8/2026), petugas medis Palestina dan sejumlah saksi mata mengatakan pria yang diserang sedang mengendarai becak ketika serangan terjadi.
Militer Israel membenarkan pria tersebut memang menjadi target serangan. Israel menyatakan operasi tersebut dilakukan untuk mencegah ancaman terhadap pasukannya.
Militer Israel juga menegaskan mereka akan tetap berada di Gaza dan melanjutkan operasi terhadap aktivitas yang dinilai dapat membahayakan personel mereka.
Serangan ini menjadi salah satu perkembangan terbaru setelah sebelumnya muncul kesepakatan mengenai pelucutan senjata Hamas dan gencatan senjata yang diberlakukan sejak November tahun lalu.
Netanyahu Tolak Rencana Penarikan Pasukan
Serangan Israel berlangsung setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak 15 poin yang diajukan Dewan Perdamaian (BoP). Netanyahu menegaskan Israel tidak akan menarik pasukannya dari Gaza sebelum Hamas sepenuhnya dilucuti.
Rencana tersebut merupakan bagian dari kesepakatan baru mengenai pelucutan senjata Hamas. Proses pelucutan senjata rencananya diawasi Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG), yang beranggotakan para teknokrat dan tidak melibatkan Israel maupun Palestina.
Dalam skema tersebut, Israel diwajibkan menarik seluruh pasukannya dari Gaza setelah proses pelucutan senjata Hamas selesai.
Hamas menyatakan tidak akan menjalankan kesepakatan apabila Israel terlebih dahulu melanggar ketentuan gencatan senjata. (Reuters)
PREVIOUS ARTICLE
Iran Bantah Pernyataan Donald Trump Telah Kuasai Selat Hormuz


















