Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Influencer China Liu Ergou Diblokir Usai Live Streaming Konten Seksual

Mistar.idSenin, 29 Desember 2025 pukul 09.29 WIB
influencer_china_liu_ergou_diblokir_usai_live_streaming_konten_seksual

Ilustrasi Instagram. (foto:unsplash/mistar)

news_banner

Beijing, MISTAR.ID

Seorang influencer asal China dengan nama akun Liu Ergou diblokir setelah melakukan siaran langsung yang mengandung konten seksual.

Seperti dilansir Senin (29/12/2025), dalam tayangan tersebut, Liu menampilkan pesta kolam renang yang dihadiri sekitar 20 orang selama hampir tiga jam.

Video tersebut diketahui menarik lebih dari satu juta penonton di platform video pendek tempat Liu memiliki sekitar 44 juta pengikut. Selama siaran berlangsung, kamera kerap menyorot payudara dan pinggul perempuan berpakaian minim secara close-up.

Tayangan itu juga memperlihatkan Liu bersama sejumlah pria lainnya bermain-main dengan para perempuan, yang kemudian dilemparkan ke dalam kolam renang. Adegan cabul semakin terlihat ketika Liu mengoleskan lotion tubuh ke seorang perempuan sebagai bagian dari promosi produk.

Sejumlah penonton melaporkan siaran tersebut ke pihak platform karena dinilai mengandung konten vulgar. Namun, baru sekitar 10 hari kemudian, platform video pendek tersebut memblokir akun Liu karena dianggap melanggar aturan komunitas.

Meski demikian, banyak pihak terkejut dengan lambannya respons dari platform. Sebagian publik menduga platform tersebut menoleransi konten semacam itu demi mendongkrak trafik dan jumlah penonton.

Liu diketahui berasal dari Provinsi Sichuan di wilayah barat daya Tiongkok. Ia dikenal sering menggunakan kata-kata kasar dalam video-videonya, serta kerap mengumpat dan membual tentang riwayat perjudiannya saat melakukan siaran langsung.

Lebih parah lagi, Liu juga dilaporkan menghasut para streamer lain untuk saling berkelahi dan mengikuti tantangan ekstrem. Salah satu tantangan yang pernah ia lontarkan adalah minum minyak pedas.

Sementara itu, sejumlah pihak menilai sanksi yang diberikan platform terlalu ringan karena hanya melarang Liu mengunggah konten baru. Akunnya sendiri masih aktif dan tetap dapat menerima pengikut baru.

Sebagai catatan, platform yang terlibat dalam kasus Liu sebelumnya juga pernah dikenai sanksi oleh penegak hukum Beijing pada 2018 dan 2019 akibat memuat konten vulgar. (dtk/hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN