Finlandia dan Norwegia Hubungi Putin, Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

PM Norwegia Jonas Gahr Store dan Presiden Finlandia Alexander Stubb. (foto: AFP/Getty Images via BBC)
Helsinki, MISTAR.ID - Presiden Finlandia Alexander Stubb dan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store menggelar pembicaraan telepon selama 90 menit dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas upaya diplomatik mengakhiri perang di Ukraina.
Dilansir BBC, Selasa (27/10/2026), kantor kedua pemimpin menyatakan, pembicaraan tersebut bertujuan menjajaki negosiasi untuk mengakhiri perang. Namun, inisiatif itu tidak mewakili Eropa secara keseluruhan.
Stubb mengatakan pembicaraan berlangsung terbuka dan substantif, meskipun terdapat perbedaan pandangan yang besar.
"Hasil perang ini akan berdampak langsung pada keamanan kami dan keamanan Eropa secara lebih luas," kata Stubb, dikutip dari BBC.
Store menekankan besarnya dampak konflik tersebut. "Perang ini menimbulkan kerugian manusia dan material yang sangat besar. Penderitaan dan kehancuran akan berdampak pada beberapa generasi," ujarnya.
Finlandia dan Norwegia, yang berbatasan dengan Rusia, menginisiasi pembicaraan untuk membahas perang dan upaya diplomatik mencapai perdamaian di Eropa.
Kremlin menyatakan Putin menegaskan bahwa perdamaian yang adil dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika kepentingan Rusia turut dipertimbangkan. Putin juga menuding kebijakan Uni Eropa dan NATO yang konfrontatif memperpanjang perang yang dimulai setelah Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022.
Ketiga pemimpin sepakat melanjutkan komunikasi langsung melalui telepon. Store mengatakan negara-negara sekutu telah diberi tahu mengenai pembicaraan tersebut sebelumnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dengan Stubb dan Store setelah keduanya menghubungi Putin. Zelensky mengapresiasi dukungan aktif kedua pemimpin Nordik tersebut dan mengatakan mereka turut membahas perundingan trilateral Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Abu Dhabi pada November.
Pekan lalu, Zelensky bertemu Stubb, Store, dan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, di Oslo. Witkoff kemudian melanjutkan perjalanan ke Saint Petersburg untuk bertemu Putin. Setelahnya, Rusia, Ukraina, dan AS sepakat melanjutkan perundingan trilateral yang sempat terhenti selama beberapa bulan.
Inisiatif Finlandia dan Norwegia mendapat tanggapan beragam di Eropa. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengaku skeptis karena pembicaraan tersebut tidak dikoordinasikan dengan negara-negara Eropa lainnya. Sementara itu, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyebut posisi Eropa menjelang perundingan di Abu Dhabi cukup optimistis, meski terbatas.
Stubb dan Store menjadi pemimpin Eropa pertama yang menghubungi Putin sejak Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara dengan pemimpin Rusia itu pada Juli 2025. Sejumlah pemimpin Eropa belakangan mendorong komunikasi langsung dengan Kremlin untuk membuka jalan menuju perdamaian. (*)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER










































