Tapsel Dilanda Banjir dan Longsor, 15 Orang Meninggal Dunia

Gedung SDN Simataniari dan SMPN Angkola Sangkunur Kabupaten Tapsel terendam banjir. (foto: dok Camat Sangkunur)
Tapsel, MISTAR.ID
Hujan yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) belakangan hari disertai angin kencang telah menelan korban jiwa 15 orang meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia hingga saat ini ada 15 orang. Satu orang warga Kecamatan Sipirok, satu warga Angkola Barat dan 13 orang warga Batangtoru," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel saat dihubungi mistar.id lewat call center BPBD Tapsel, Rabu (27/11/2025) malam.
Dijelaskannya, selain korban meninggal dunia, pihaknya juga telah mendata korban luka-luka yang saat ini terus ditangani secara serius oleh tim kesehatan.
"Di Kecamatan Sipirok 1 luka berat setelah hanyut terseret arus. Di Angkola Barat 1 luka berat karena tertimpa pohon tumbang. Di Kecamatan Batangtoru terdapat 56 orang korban luka berat dan ringan," tuturnya.
Ia menambahkan warga yang mengungsi akibat bencana tersebut sekitar 3.000 jiwa. Sejauh ini, Pemkab bersama TNI, Polri dan stakeholder lainnya terus berupaya membuka dan memperlancar akses untuk memudahkan distribusi bantuan dan penanganan. Namun, hingga berita ini diterbitkan, cuaca masih turun hujan intensitas rendah (gerimis) disertai angin.


















