Banjir Bandang Hantam Batang Toru Tapsel, 34 Warga Dilaporkan Terdampak

Banjir Bandang di Batang Toru Tapsel. (Foto: Tangkapan Layar/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Bencana alam banjir bandang menghantam Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (26/11/2025) dini hari. Puluhan orang warga dilaporkan terdampak.
Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan intensitas hujan tinggi di kawasan tersebut sudah berlangsung sejak 25 November 2025 sekitar 11.00 WIB hingga menyebabkan terjadinya banjir bandang.
"Banjir bandang disebabkan curah hujan tinggi sehingga aliran Sungai Garoga berbatasan dengan Desa Anggoli, ditambah dengan aliran Sungai Batuhoring yang bersebelahan dengan Desa Huta Godang menyebabkan seluruh aliran sungai tersebut bergabung dan menyebabkan banjir bandang. Begitu juga dengan Sungai Batangtoru," ujarnya kepada Mistar.
Tuahta mengatakan sebanyak lima desa di Kecamatan Batang Toru terdampak yakni Desa Garoga, Desa Aek Ngadol, Desa Huta Godang, Desa Batuhoring dan Desa Hapesong Baru Kampung Suka Maju Benteng.
"Ada 34 orang yang saat ini mengalami luka ringan dan luka berat dari kejadian di Batang Toru ini," tuturnya.
Baca Juga: Peringati 22 Tahun Insiden Banjir Bandang, Ratusan Warga Tabur Bunga di Sungai Bahorok Langkat
Tuahta pun mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah. Karena masyarakat masih melakukan pencarian keluarga yang belum ditemukan.
"Sebagian masyarakat yang terkena banjir sudah dievakuasi ke permukiman masyarakat yang tidak terkena banjir," katanya.
Daftar 34 warga korban banjir bandang Kecamatan Batang Toru per 25 November 2025:
1. M. Yusuf, 41 tahun, Desa Garoga. (Luka robek di bagian alis mata sebelah kiri, luka robek dipipi sebelah kiri)
2. Rora, 4 tahun, Desa Huta Godang (Luka memar di bagian dada dan telinga)
3. Lenny Hariani, 40 tahun, Desa Garoga (Dada nyeri)
4. Alwi, 9 tahun, Desa Garoga (Kepala terasa sakit)
5. Hanny, 17 tahun, Desa Garoga. (Pinggang dan dada terasa sakit)
6. Dedi, 44 tahun, Desa Huta Godang. (Luka lecet di seluruh tubuh)
7. Zakiyah Harahap, 11 tahun, Desa Garoga. (Luka robek)
8. Fikri, 13 tahun, Desa Garoga. (Luka robek di bagian kaki)
9. Seriana, 44 tahun, Desa Aek Ngadol. (Luka robek di kaki)
10. Fauzi Asiaf, 25 tahun, Desa Aek Ngadol. (Kedinginan dan diare)
11. Danu, 29 tahun, Kelurahan Aek Pining. (Luka-luka)
12. Meli Pasaribu, 35 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka)
13. Aini Ismi, 13 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka)
14. Nina Santi, 42 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka)
15. Halimatussadiah, 73 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka)
16. Dedi, 34 tahun, Desa Hutagodang. (Luka lecet di seluruh tubuh)
17. Nelwan Pane, 49 tahun, Desa Napa. (Luka-luka di seluruh tubuh)
18. Zaskia Indriani, 16 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka di seluruh tubuh)
19. Sega Ayunda, 2 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka di seluruh tubuh)
20. Aulia Putri Lubis, 12 tahun, Desa Anggoli. (Luka-luka di sebagian tubuh)
21. Wadah Panjaitan, 69 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka di sebagian tubuh)
22. Nasiah Manullang, 4 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka di sebagian tubuh)
23. Ahmad Subu Lumbantobing, 55 tahun, Desa Garoga. (Luka-luka di sebagian tubuh)
24. Norbet Novrian, 37 tahun, Desa Huta Godang. (Luka robek di pipi kiri)
25. Rafael, 12 tahun, Desa Garoga. (Luka robek di pipi kiri)
26. Zaskia Pasaribu, 15 tahun, Desa Garoga. (Nyeri kepala)
27. Janurma, 17 tahun, Desa Garoga. (Menggigil)
28. Faisal, 26 tahun, Desa Aek Ngadol. (Luka robek pada pinggang sebelah kiri)
29. Clarisa, 6 tahun, Desa Huta Godang. (Luka di bagian kaki kiri)
30. rafi ferdian, 14 tahun, desa huta godang. (Luka lebam)
31. Roslini, 74 tahun, Desa Garoga. (Luka luka)
32. Nur Aini Tampubolon, 72 tahun Desa Garoga. (Hipotermia dan luka)
33. Siromi, 17 tahun, Desa Huta Godang. (Luka luka)
34. Adin Saputra, 19 tahun, Desa Aek Ngadol. (Luka luka). (hm20)
NEXT ARTICLE
Dampak Banjir-Longsor di Sumut, 10 Orang TewasBERITA TERPOPULER





















