Wednesday, October 28, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun Jadi Tersangka Dugaan Penistaan Agama

Mistar.idRabu, 28 Oktober 2026 pukul 17.47 WIB
pemilik_akun_tiktok_ritman_marbun_jadi_tersangka_dugaan_penistaan_agama

Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Pol Bayu Wicaksono saat memberikan keterangan pers di Polda Sumut (foto: Matius/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menetapkan pemilik akun TikTok Ritman Marbun berinisial RDLG sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama Kristen.

Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Bayu Wicaksono, mengatakan kasus ini bermula pada Senin (26/10/2026). Saat itu, pemilik akun TikTok Ritman Marbun diduga melakukan penistaan agama Kristen ketika sedang melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial.

“Ini kami langsung lakukan upaya penyelidikan. Pertama kita patroli cyber dan pada hari Selasa dini hari pukul 01.30 dipimpin Pak Kasubdit, menangkap pelaku di Jalan Bunga Mawar, Gang Bunga Mawar, Kelurahan Simpang Selayang II, Kecamatan Padang Bulan, Kota Medan,” ujar Bayu saat memberikan keterangan di Mapolda Sumut, Rabu (28/10/2026).

Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit telepon genggam, tripod, dan pakaian.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui telah mengucapkan kata-kata tidak pantas terkait agama Kristen. Kepada polisi, tersangka mengaku perbuatannya dipicu emosi akibat persoalan ekonomi.

"Pelaku tersulut emosi atau terpancing dan terjadilah penistaan agama sebagai viral beberapa waktu lalu," ujar Bayu.

Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan pernyataan seorang konten kreator melalui akun TikTok Ritman Marbun. Dalam siaran langsungnya, ia diduga melontarkan pernyataan yang menghina agama Kristen.

Kasus ini mencuat setelah seorang penonton dengan akun TikTok @mangdalena menyatakan akan melaporkan pemilik akun Ritman Marbun. Menanggapi hal tersebut, pemilik akun itu justru menantang balik dan diduga melontarkan kata-kata yang menghina simbol agama Kristen, yakni Tuhan Yesus. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN