Lupa Cabut Kunci Motor, Mahasiswi di Medan Kehilangan Nmax

Pelaku Dinok saat ditangkap personel Polsek Medan Area, Kamis (23/7/2026). (Foto: Dok Polsek Medan Area/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Seorang pria bernama Sudarsono alias Dinok, 41 tahun, ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Area. Ia diduga mencuri sepeda motor Nmax BK 5190 OAP milik seorang mahasiswi bernama Tiara Uli Br Sitorus, di Jalan Menteng VII, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, Selasa (14/7/2026).
Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, mengatakan pencurian terjadi saat mahasiswi asal Batubara tersebut berada di percetakan NDK Jalan Menteng VII. Karena terdesak, perempuan 19 tahun itu lupa mencabut kunci sepeda motornya.
Dinok yang berada di lokasi melihat kesempatan. Dengan sigap Dinok membawa kabur sepeda motor. Aksinya terekam CCTV percetakan.
"Korban merasa keberatan dan membuat laporan ke polisi. Setelah kami selidiki, kami mendapat informasi keberadaan pelaku," ucap AKP Yaqin, Kamis (30/7/2026).
Petugas menangkap Dinok yang sedang duduk seorang diri di perkuburan Jalan Halat pada Kamis (23/7/2026).
"Saat kami amankan, pelaku mengakui perbuatannya. Ia membawa kabur sepeda motor bersama rekannya berinisial D," tuturnya.
Diketahui, D bertugas memantau situasi di lokasi dan menjual sepeda motor hasil curian tersebut.
"Pengakuannya D yang menjual seharga Rp9 juta. Lalu Dinok mendapat Rp2,8 juta. Uang itu digunakan untuk membeli handphone dan sendal," tutur Yaqin.
Sampai saat ini, D masih dalam pengejaran petugas. Ia diduga telah kabu karena tahu Dinok telah ditangkap polisi.
Barang bukti uang diamankan petugas berupa sendal yang dibeli Dinok. Sendal tersebut diamankan dari rumah pacarnya di Gang Famili, Jalan Menteng VII Kota Medan.
Sementara handphone yang dibelinya menggunakan uang hasil penjualan sepeda motor curian telah digadai kepada seorang rekannya yang juga masih diburu.
"Saat ini kita masih memburu rekannya D. Pelaku ini residivis kasus pencurian dan dihukum 2 tahun 6 bulan. Lalu kasus penganiayaan dan dihukum 9 bulan penjara," ujarnya.[]
PREVIOUS ARTICLE
KontraS Sumut Catat 31 Kasus Penyiksaan Setahun Belakangan





















