Jalan Penghubung Desa Pamah Tambunan-Ujung Bandar Longsor

Kondisi badan jalan longsor yang menghubungkan dua desa dan satu dusun di Kecamatan Salapian. (Foto: Bayu/Mistar)
Langkat, MISTAR.ID - Jalan penghubung Desa Pamah Tambunan dan Desa Ujung Bandar di Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, mengalami longsor akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut, Senin (14/9/2026) pagi. Akibatnya, akses jalan di wilayah tersebut terputus untuk kendaraan roda empat seperti mobil dan truk.
Kepala Desa Perkebunan Tambunan, Egid, saat dikonfirmasi menjelaskan titik longsor yang terjadi di ruas badan jalan tersebut sudah terlihat adanya tanda-tanda kerusakan sejak Juli 2026. Namun, karena terus diguyur hujan deras, kondisi kerusakan badan jalan semakin parah dan longsor.
“Akses jalan belum bisa dilalui kendaraan roda empat dan untuk kendaraan roda dua diharap lebih berhati-hati,” ujar Egid.
Kades menyebut pihaknya sudah menyampaikan persoalan jalan rusak ini ke Kecamatan Salapian. Langkah lain juga telah dilakukan dengan mengirimkan proposal bantuan penanganan jalan rusak kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta yang beroperasi di daerahnya.
“Rencananya dalam waktu dekat akan digelar pertemuan dengan pihak perusahaan swasta untuk membahas bagaimana langkah awal penanggulangan jalan longsor supaya bisa selekasnya diperbaiki,” katanya.
Jalan ini sendiri merupakan akses vital bagi masyarakat, terutama warga Desa Ujung Bandar dan Desa Pamah Tambunan yang menggunakan jalur tersebut untuk mengangkut hasil perkebunan kelapa sawit.
Terkait upaya yang dilakukan, sejauh ini pihaknya masih mendapat kabar dari pihak pemerintah kecamatan bahwasanya tim dari Dinas PUTR Pemkab Langkat akan diterjunkan ke lokasi guna proses perbaikan menggunakan alat berat ekskavator.
“Informasinya begitu bahwa hari ini alat berat dari PUTR Kabupaten Langkat akan diturunkan ke lokasi longsor untuk penanggulangan serta perbaikan,” sebutnya. (hm25)









































