Sunday, August 9, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Dua Tahun Jadi DPO, Pelaku Pembacokan Pelajar di Deli Serdang Belum Ditangkap

Mistar.idMinggu, 9 Agustus 2026 pukul 19.24 WIB
dua_tahun_jadi_dpo_pelaku_pembacokan_pelajar_di_deli_serdang_belum_ditangkap

Kedua orang tua korban Agung Wardana Sembiring. (foto:sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID (9/8/2026) - Polresta Deli Serdang belum juga berhasil mengamankan pelaku pembacokan pelajar MTs Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, yang terjadi dua tahun lalu.

Pelaku berinisial ADAN (17), warga Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diterbitkan Sat Reskrim Polresta Deli Serdang.

Dalam dokumen DPO bernomor DPO/73/XI/Res 1.24/2024/Reskrim tanggal 25 November 2024 tersebut, ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang ketika itu Kompol Risqi Akbar. Buronan yang dicari berciri fisik bertubuh sedang, berkulit sawo matang, dan berambut lurus pendek.

ADAN ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan melanggar Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Sudah hampir dua tahun polisi belum juga berhasil menangkap pelaku pembacok anak saya," ujar Jaraman Sembiring (46), orang tua korban, saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2026).

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Isral belum menjawab konfirmasi Mistar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban bernama Agung Wardana Sembiring (14), pelajar Madrasah Tsanawiyah Bangun Purba, mengalami luka bacok di bagian kepala. Kejadian berlangsung saat korban melintas di depan SMA Negeri 1 Bangun Purba sepulang dari Desa Pertangguhan, Kecamatan Galang, menuju kediamannya di Dusun II Lau Bintang, Desa Lau Rempak, Kecamatan STM Hilir. Saat itu korban sedang dibonceng temannya, M Alfi Pratama, menggunakan sepeda motor Suzuki FU pada Minggu (8/9/2024).

Akibat serangan tersebut, Agung yang merupakan anak keempat dari enam bersaudara pasangan Jaraman Sembiring (46) dan istrinya Sabur Raihom (41), mengalami kondisi kritis hingga harus menjalani operasi batok kepala di RSUD Amri Tambunan, Lubuk Pakam. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN