Thursday, July 30, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Driver Ojol Gelar Sweeping di Tembung Usai Rekannya Jadi Korban Begal

Mistar.idKamis, 30 Juli 2026 pukul 11.11 WIB
driver_ojol_gelar_sweeping_di_tembung_usai_rekannya_jadi_korban_begal

Driver ojol gelar sweeping di Tembung usai rekannya jadi korban begal, Rabu (29/7/2026). (Foto: Dok. Ojol/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID – Solidaritas driver ojek online (ojol) melakukan sweeping di Jalan Prima, Gang Melati IV, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (29/7/2026).

Para ojol bersama polisi melakukan penyisiran setelah salah satu rekan mereka dibegal di wilayah tersebut pada Minggu (26/7/2026) malam.

Korban begal, Bagus Prayoga mengatakan rekannya melakukan sweeping hanya karena solidaritas sesama pengemudi ojol.

"Inisiatif mereka (ojol) sendiri. Karena mereka tergerak hatinya. Mereka merasakan apa yang saya rasakan," ucap Bagus, Kamis (30/7/2026).

Meski begitu, penyisiran tidak membuahkan hasil. Para pelaku tidak ditemukan berada di lokasi.

"Nggak dapat pelakunya. Kayaknya udah kabur," tuturnya.

Bagus mengaku telah mendapat identitas dan foto salah satu terduga pelaku dari warga sekitar.

"Wajah pelaku ada yang beberapa aku ingat. Salah satunya sudah ada fotonya sama ku. Dikirim sama warga sekitar dan memang iya, foto yang ada itu memang salah satu pelakunya," ucapnya.

Bagus berharap petugas segera menyelidiki dan menangkap kawanan pelaku. Pasalnya, ia berharap sepeda motornya juga ditemukan. Sepeda motor tersebut merupakan satu-satunya alat untuk ia mencari nafkah.

Diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojek online (ojol), Bagus Prayoga mengaku menjadi korban begal di Gang Melati, Jalan Perintis, Pasar VII, Tembung, Deli Serdang, Minggu (26/7/2026).

Selain kehilangan sepeda motor Vario BK 3795 AHV, handphone milik Bagus juga dilarikan pelaku. Kemudian, korban dipukuli hingga mengalami luka.

Kepada Mistar, pria yang tinggal di Pasar VI Tembung itu mengatakan pembegalan terjadi saat ia hendak menjemput pesanan. Setibanya di lokasi, ia menemukan gang yang buntu. Tak berapa lama, dua pria menghampirinya dan menanyakan mau kemana.

"Dua orang itu bertanya saya mau kemana. Ku bilang mau jemput orderan. Terus, tiba-tiba datang sekitar sepuluh orang lagi. Aku dikepung, langsung ku cabut kunci kereta," ucapnya, Selasa (28/7/2026).

Bagus langsung dipukuli. Ia sempat meminta tolong ke warga sekitar, namun tak ada satu pun yang menolong.

"Rame warga karena ada warung di situ. Tapi, mereka malah pergi semua masuk ke rumah. Kereta saya didorong pelaku dalam kondisi mati karena kunci sama saya. Mereka ke arah rel yang gelap-gelap," tuturnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Medan Tembung Nomor LP/B/1002/VII/2026/Spkt/Polsek Medan Tembung tanggal 28 Juli 2026.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN