70 Persen Korban Keracunan MBG di Berastagi Dipulangkan Hari Ini

Siswa SMA di Berastagi yang terdampak keracunan dirawat di RS Amanda, Kamis (14/8/2026).(Foto: Abay/Mistar)
Karo, MISTAR.ID – Sebagian besar siswa yang menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, diperkirakan sudah dapat kembali ke rumah pada Jumat (14/8/2026).
Direktur RSU Amanda, David Leo Ginting, mengatakan sekitar 70 persen dari total 122 siswa yang dirawat sejak Kamis (13/8/2026) malam berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk dipulangkan.
"Sekitar 70 persen dari murid yang kita rawat akan pulang hari ini ke rumah masing-masing," kata David, Jumat (14/8/2026).
Para siswa tersebut merupakan murid dari SMAN 1 Berastagi dan SMA Swasta Bersama yang sebelumnya mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG yang dikelola Yayasan Manunggal Kartika Jaya.
Sementara itu, Pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sumber Citra Sembiring, mengatakan MBG yang dikelola yayasan yang bersangkutan sudah dihentikan operasionalnya sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Untuk saat ini yayasan sudah menghentikan operasionalnya dan belum bisa dipastikan sampai kapan penghentiannya," ujarnya.
Pihak SPPG kini memprioritaskan kondisi kesehatan para siswa sambil menunggu hasil pemeriksaan sampel di laboratorium.
"Kita fokuskan terlebih dahulu kepada keselamatan penerima manfaat kita. Sembari menunggu hasil uji sampel dari laboratorium," kata Sumber.
Adapun dugaan ikan dencis dalam paket MBG menjadi penyebab keracunan belum dapat dipastikan. Pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.[]



















