Tuesday, August 11, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Jessica Mila Klarifikasi Soal Kenapa Bisa Lolos Berlayar ke Pulau Padar

Mistar.idSelasa, 11 Agustus 2026 pukul 08.19 WIB
jessica_mila_klarifikasi_soal_kenapa_bisa_lolos_berlayar_ke_pulau_padar

Jessica Mila saat mampir ke redaksi detikcom. (Foto: Asep SYaifullah/detikHOT)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Liburan Jessica Mila bersama suaminya, Yakup Hasibuan, dan putri mereka, Kyarra, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat perhatian warganet setelah lolos berlayar ke Pulau Padar.

Padahal, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo sedang membatasi pelayaran wisata akibat kondisi cuaca.

Lolosnya keluarga Jessica Mila memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana Jessica dan rombongannya tetap dapat mencapai Pulau Padar. Bahkan, ada warganet yang menuding keluarga artis memperoleh perlakuan khusus dibandingkan wisatawan lain.

“Sadis @jscmila. Para keluarga artis bebas ke Pulau Padar seolah-olah pulau pribadi. Ribuan tamu terbengkalai, mereka malah dapat akses masuk,” tulis akun Threads @_donbosco18.

Jessica kemudian memberikan penjelasan melalui akun Threads dan Instagram miliknya. Ia mengatakan keselamatan selalu menjadi pertimbangan utama, terlebih dalam perjalanan tersebut terdapat anak-anak, termasuk Kyarra.

Menurut Jessica, keputusan mengenai pelayaran dan rute perjalanan berada di tangan kapten kapal. Ia mengaku tidak pernah mendapat informasi dari kapten bahwa terdapat larangan berlayar menuju Pulau Padar saat rombongannya melakukan perjalanan.

Jessica juga mengatakan kondisi cuaca saat itu terlihat relatif baik. Selain itu, ia melihat sejumlah kapal dan wisatawan lain berada di sekitar Pulau Padar sehingga tidak memiliki alasan untuk menduga bahwa akses menuju lokasi tersebut sedang dibatasi.

“Perlu aku luruskan bahwa sejak awal TIDAK ada pemberitahuan dari Captain bahwa ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar, dan kami pun tidak ada kecurigaan sama sekali sepanjang perjalanan karena ada banyak kapal-kapal lain dan turis-turis lain yang bersandar dan naik ke Pulau Padar pada hari itu dan cuaca relatif baik,” tulis Jessica.

Ia memastikan tidak akan membawa keluarganya mengambil risiko jika sejak awal mengetahui adanya larangan pelayaran karena kondisi cuaca.

Jessica juga mengaku memahami kekecewaan wisatawan dan agen perjalanan yang harus menunda keberangkatan akibat adanya surat edaran mengenai pembatasan pelayaran. Namun, ia membantah mengetahui aturan tersebut sebelum perjalanan lalu sengaja mengabaikannya.

“TIDAK BENAR dan merupakan fitnah kalau ada yang mengatakan kami telah mengetahui mengenai surat edaran tersebut dari sebelumnya dan seakan-akan kami tetap mengabaikannya, apalagi ada tuduhan bahwa kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat,” tegasnya.

Bagi Jessica, persoalan tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan wisata di Labuan Bajo. Ia berharap informasi mengenai kondisi pelayaran dan aturan keselamatan dapat disampaikan secara terbuka kepada penumpang.

“Jadi, mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholders khususnya para Captain kapal untuk memberikan informasi yang lebih terbuka kepada penumpangnya untuk menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian bagi berbagai pihak,” ujarnya.

Jessica menutup klarifikasinya dengan berharap seluruh wisatawan yang berlibur di Labuan Bajo tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN