Thursday, October 29, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Doktif Bongkar Dugaan Kandungan Pemanis Tersembunyi Beeru Stevia

Mistar.idKamis, 29 Oktober 2026 pukul 08.11 WIB
doktif_bongkar_dugaan_kandungan_pemanis_tersembunyi_beeru_stevia

Dokter detektif atau dr Amira. (Foto: detikHealth/Nafilah)

Jakarta, MISTAR.ID - Produk pemanis Beeru Stevia menjadi sorotan setelah dokter sekaligus influencer kecantikan Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Dokter Detektif atau Doktif, mengungkap dugaan ketidaksesuaian kandungan produk dengan informasi pada label kemasan.

Dalam unggahan akun Instagram @dokterdetektifreal yang dikutip pada Rabu (28/10/2026), Doktif mengklaim hasil uji laboratorium independen menunjukkan adanya dugaan kandungan pemanis buatan neotame dan sukralosa yang tidak tercantum dalam komposisi Beeru Stevia.

“Di komposisinya, tidak tertulis neotame dan sucralosa,” ungkap Doktif dalam unggahannya.

Beeru Indonesia menghentikan sementara penjualan Beeru Stevia setelah Dokter Detektif menyoroti dugaan kandungan pemanis dalam produk tersebut. (Foto: Beeru)

Ia juga mengklaim kadar kedua pemanis buatan tersebut melampaui batas yang ditentukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Karena itu, Doktif meminta BPOM melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap produk serta pabrik yang memproduksinya.

“Untuk BPOM, silakan lakukan pemeriksaan dan pengujian kepada pabrik Beeru Stevia. Kasihan masyarakat yang ingin diet,” ujarnya.

Meski demikian, hasil uji laboratorium yang menjadi dasar klaim tersebut belum tersedia dalam materi pemberitaan ini. Hasil pemeriksaan resmi BPOM juga belum diketahui sehingga dugaan ketidaksesuaian kandungan dan kadar pemanis tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Menanggapi informasi yang beredar, Beeru Indonesia menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya. Perusahaan menyatakan sedang menelusuri persoalan tersebut dan berkoordinasi dengan mitra manufaktur yang menangani produksi Beeru Stevia.

Menurut Beeru Indonesia, mitra manufaktur bertanggung jawab atas formulasi, pengadaan bahan baku, hingga proses produksi. Perusahaan kini melakukan verifikasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Meski demikian, Beeru Indonesia menegaskan tetap bertanggung jawab sebagai pemilik merek. Sebagai langkah sementara, perusahaan memutuskan menghentikan penjualan Beeru Stevia hingga proses verifikasi selesai.

“Meski begitu, sebagai pemilik brand, Beeru tetap bertanggung jawab. Langkah yang kami ambil saat ini adalah menghentikan sementara penjualan Beeru Stevia hingga proses verifikasi selesai,” demikian pernyataan manajemen Beeru Indonesia. (hm25/inilah.com)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN