Thursday, August 13, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Serapan Beras Nasional Capai 3,4 Juta Ton, 80% dari Target

Mistar.idKamis, 13 Agustus 2026 pukul 15.02 WIB
serapan_beras_nasional_capai_34_juta_ton_80_dari_target_

Teks Foto: Seorang warga membawa beras bantuan pangan di antara tumpukan karung cadangan beras yang disalurkan Perum Bulog di Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis (13/8/2026).(foto: Antara)

news_banner

Cimahi, MISTAR.ID (13/8/2026) - Serapan beras hingga Agustus 2026 telah mencapai 3,4 juta ton atau sekitar 80 persen dari target Nasional penyerapan sebanyak 4 juta ton sepanjang tahun.

Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto di Cimahi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026), mengatakan capaian tersebut masih akan terus ditingkatkan untuk memenuhi target penyerapan beras pemerintah pada 2026.

"Stok beras kita seperti yang saya sampaikan tadi itu 5,4 juta ton. Kita target di tahun ini itu sekitar 4 juta ton kita serap dari masyarakat dan sudah tercapai sekitar 80 persen ini atau sekitar 3,4 juta ton. Tinggal sedikit lagi," kata Hendra.

Ia mengatakan penyerapan beras dari masyarakat dilakukan untuk menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah sekaligus memastikan produksi petani dapat terserap.

Dengan capaian sekitar 3,4 juta ton, Bulog masih memiliki ruang untuk menyerap sekitar 600 ribu ton beras guna mencapai target 4 juta ton pada tahun ini.

Hendra menyebut stok beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 5,4 juta ton yang dinilai cukup untuk menjaga pasokan pangan nasional, termasuk menghadapi kondisi musim kemarau.

"Ini enggak masalah. Aman, stok beras kita aman, banyak betul," ujarnya.

Menurut dia, kondisi stok yang aman juga memungkinkan pemerintah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat dalam jumlah besar.

Bantuan tersebut menyasar sekitar 33,2 juta penerima manfaat secara nasional berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan total beras yang disalurkan sekitar 1 juta ton.

Hendra menegaskan penyerapan beras dan pengelolaan stok merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga swasembada serta ketahanan pangan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

"Makanya atas perintah Presiden dibagikan kepada masyarakat, supaya swasembada pangan dan ketahanan pangan itu benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat," katanya.

Hendra menegaskan Bulog akan terus mengoptimalkan penyerapan beras dari masyarakat guna memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan.(Antara/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN