Stok Beras Bulog 5,25 Juta Ton, Serapan Gabah Capai 91,75%

Teks Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama para awak media saat meninjau kondisi beras di gudang dan sentra pengolahan beras Bulog di Sunter, Jakarta Utara.(foto:Dok. Perum Bulog)
Jakarta, MISTAR.ID (10/8/2026) - Perum Bulog mencatat stok beras nasional mencapai 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Stok tersebut tersebar di gudang Bulog di seluruh Indonesia dan terus bergerak mengikuti kebutuhan penyaluran.
Direktur Pengadaan Bulog Prihasto Setyanto menyebut angka itu merupakan gabungan dari stok awal tahun sebesar 3,36 juta ton dan hasil penyerapan gabah petani sepanjang 2026. Dari 1 Januari hingga 9 Agustus, Bulog telah menyerap gabah setara 3,67 juta ton beras.
Sepanjang periode yang sama, Bulog juga menyalurkan sekitar 1,78 juta ton beras untuk bantuan pangan, SPHP, penanganan bencana, kebutuhan kementerian/lembaga, TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga penjualan komersial.
“Stok ini dinamis. Setiap hari ada masuk dan keluar untuk menjaga kualitas dan umur simpan," ujar Prihasto.
Untuk penyerapan, Bulog menargetkan 4 juta ton setara beras pada 2026, naik dari 3 juta ton tahun lalu. Realisasi hingga 9 Agustus sudah 3,67 juta ton atau 91,75% dari target. Dengan rata-rata penyerapan 5.000 ton per hari di Agustus dan masih adanya panen gadu, Bulog optimistis target terlampaui akhir September 2026.
"Kami berkomitmen menjaga stok pangan nasional sekaligus memberi kepastian pasar bagi petani," pungkasnya.(Kompas.com/hm02)
PREVIOUS ARTICLE
SPBE PT Citra Karet Sumatera Resmi Beroperasi di Binjai





















