800 UMKM Perempuan di Medan Ikuti Pelatihan Bisnis Mercy Corps Indonesia

Executive Director Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis. (Foto: Amita/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Sebanyak 800 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan di Kota Medan mengikuti pelatihan dan pembelajaran bisnis terpadu yang dilaksanakan Mercy Corps Indonesia.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membekali pelaku usaha perempuan dengan berbagai keterampilan praktis, khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat.
Executive Director Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis, mengatakan pelatihan tersebut mencakup berbagai topik penting yang berkaitan dengan kebutuhan industri saat ini, mulai dari literasi keuangan, literasi digital, hingga strategi pemasaran digital (digital marketing).
"Harapannya, para peserta bisa membawa pulang ilmu yang bisa diimplementasikan untuk mengembangkan bisnis masing-masing. Salah satu materi penting yang diajarkan, yaitu cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara akurat, sehingga pelaku UMKM bisa menetapkan harga jual yang memberikan margin keuntungan optimal. Selain itu, peserta juga diberikan bekal teknik pemasaran digital agar bisa memperluas jangkauan ke lebih banyak konsumen secara efektif," katanya dalam kegiatan Program Financial Inclusion for Women Entrepreneurs di Medan, Minggu (27/9/2026).
Pelatihan di Sumatera Utara ini merupakan bagian dari agenda berskala nasional. Ade menyampaikan, Kota Medan merupakan satu dari tiga kota besar yang menjadi sasaran utama program pemberdayaan tersebut.
Secara keseluruhan, Mercy Corps Indonesia menargetkan pelatihan bagi 40.000 UMKM perempuan yang tersebar di Medan, Semarang, dan Surabaya.
"Fokus program menitikberatkan pada wilayah perkotaan. Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis dengan Bank DBS yang memiliki visi pemberdayaan ekosistem masyarakat urban," ucapnya.
Ia menegaskan, Mercy Corps Indonesia merupakan lembaga yang fokus pada pemberdayaan ekonomi dan berkomitmen terhadap pemerataan. Di luar program tersebut, telah dilakukan berbagai inisiatif lain yang didedikasikan untuk menjangkau masyarakat dan pelaku usaha di wilayah luar kota serta pedesaan.








































