Thursday, November 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Sepanjang Januari-Oktober 2026 Ada Belasan Bank Berguguran

Mistar.idKamis, 5 November 2026 pukul 08.20 WIB
sepanjang_januarioktober_2026_ada_belasan_bank_berguguran

Ilustrasi. (Foto: iStock)

Jakarta, MISTAR.ID - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat sebanyak 14 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) dilikuidasi sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Penutupan belasan bank tersebut umumnya dipicu persoalan tata kelola internal.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan permasalahan tata kelola menjadi faktor utama yang menyebabkan sejumlah BPR dan BPRS harus ditutup. Meski demikian, terdapat faktor lain yang turut memengaruhi kondisi bank.

"Jadi saya sampaikan bahwa Januari sampai Oktober itu ada 14 BPR dan BPRS yang dilikuidasi," kata Anggito dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) IV Tahun 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, dari 14 bank yang dilikuidasi tersebut, LPS menetapkan sebanyak 62.971 rekening nasabah dengan total simpanan layak bayar mencapai Rp1,9 triliun.

Dari jumlah tersebut, LPS telah membayarkan klaim simpanan layak bayar sebesar Rp643,94 miliar kepada nasabah. Mayoritas pembayaran dilakukan dalam lima hari kerja pertama setelah bank dinyatakan dilikuidasi.

"Pembayaran klaim simpanan layak bayar sebesar Rp643,94 miliar dan klaim itu dibayarkan dalam lima hari kerja pertama itu sebesar 60 persen," ujar Anggito dalam sesi tanya jawab.

Lebih lanjut, Anggito menegaskan LPS bersama instansi terkait yang tergabung dalam KSSK terus memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas sistem perbankan.

Langkah tersebut juga dilakukan guna memastikan perlindungan terhadap simpanan nasabah tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia. (hm25/detikfinance)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN