Monday, July 27, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Muhammadiyah Asahan Resmikan Koperasi Syariah Bersinar, Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Mistar.idSenin, 27 Juli 2026 pukul 18.04 WIB
muhammadiyah_asahan_resmikan_koperasi_syariah_bersinar_dorong_kemandirian_ekonomi_umat

Pengguntingan pita pertanda peresmian toko Koperasi Syariah Muhammadiyah di Kisaran. (foto: Perdana / Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID (27/7/2026) – Muhammadiyah Kabupaten Asahan terus memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui pendirian Koperasi Syariah Muhammadiyah Bersinar (KSMB). Toko koperasi yang berlokasi di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, resmi beroperasi dengan menyediakan berbagai kebutuhan harian rumah tangga.

Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Asahan, M Akhiar, yang turut disaksikan perwakilan Kelurahan Siumbut Baru, Rektor Universitas Muhammadiyah Asahan (UMA) Prianda Pebri, pengurus, dan anggota koperasi, Senin (27/7/2026).

Dalam sambutannya, M Akhiar menegaskan bahwa kehadiran koperasi Muhammadiyah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas bisnis, tetapi juga bagian dari dakwah Muhammadiyah melalui penguatan ekonomi berbasis syariah.

"Bagi Muhammadiyah, koperasi ini adalah cara kita berdakwah. Pesan saya, usaha kita ini jadikan sebagai pusat ekonomi yang nyata. Ekonomi seperti ini bagus, menjadi cikal bakal ekonomi umat. Jaga integritas dalam pengelolaannya agar kebutuhan masyarakat bisa ter-cover," ujar M Akhiar.

Menurutnya, koperasi merupakan implementasi nilai ta'awun atau saling tolong-menolong dalam kebaikan. Melalui pengelolaan yang profesional dan berlandaskan prinsip syariah, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Koperasi Syariah Muhammadiyah Bersinar, Mukhtar, menegaskan koperasi yang dipimpinnya beroperasi tanpa praktik riba dan terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai unsur masyarakat.

"Koperasi ini tidak terlibat riba dan bekerja sama dengan unsur masyarakat. Potensi Muhammadiyah sangat besar, dengan 13 cabang, 69 ranting se-Asahan, serta amal usaha persyarikatan yang memiliki kebutuhan sehari-hari. Ini diharapkan dapat mengembangkan koperasi kita," katanya.

Mukhtar juga mengajak warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar Kelurahan Siumbut Baru untuk menjadikan koperasi tersebut sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kami mengajak warga persyarikatan di sekitar Kelurahan Siumbut Baru agar berbelanja di koperasi. Dengan begitu, kita ikut menolong dakwah, kepentingan umat, dan persyarikatan Muhammadiyah. Berbelanja di koperasi ini juga memiliki nilai ibadah dibandingkan berbelanja di tempat lain," ujarnya.

Keberadaan Koperasi Syariah Muhammadiyah Bersinar diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang menerapkan prinsip syariah sekaligus menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi warga Muhammadiyah dan masyarakat luas di Kabupaten Asahan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN