Wednesday, November 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Investor Langsung Borong Saham, IHSG Ditutup Naik 0,32 Persen ke 4.919,77

Mistar.idRabu, 4 November 2026 pukul 18.36 WIB
investor_langsung_borong_saham_ihsg_ditutup_naik_032_persen_ke_491977_

Ilustrasi, IHSG grafiknya sempat turun merah kemudian berbalik naik hijau ke 4.919,77. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)

Jakarta, MISTAR.ID (4/11/2026) — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (4/11/2026) berlangsung dramatis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat betah di zona merah hampir sepanjang hari, lalu berbalik arah menjelang penutupan.

IHSG akhirnya ditutup menguat 15,48 poin atau 0,32 persen ke posisi 4.919,77. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,97 poin atau 0,80 persen ke posisi 501,24.

“Hampir sepanjang perdagangan IHSG bergerak di teritori negatif, namun kemudian IHSG berbalik arah menjelang penutupan perdagangan,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Investor Sempat Takut, Lalu Lega

Dari mancanegara, investor global sebelumnya bersikap risk off atau mengurangi eksposur ke aset berisiko karena menantikan dan mencermati hasil pemilihan umum (pemilu) midterm Amerika Serikat (AS). Hasil pemilu tersebut dinilai berpotensi memengaruhi berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga utilitas.

Namun, sentimen berubah setelah hasil pemilu midterm AS dilaporkan dimenangkan oleh Partai Demokrat yang berhasil menguasai kendali penuh atas dua majelis tertinggi di Kongres AS, yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat.

“Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu midterm AS direspons positif oleh investor, karena harapan akan adanya perubahan terhadap ekonomi global, terutama perubahan kebijakan fiskal, perdagangan internasional, suku bunga, nilai tukar dolar AS, serta hubungan geopolitik,” ujar Ratna.

Seiring dengan itu, harga emas menguat lebih dari 2 persen di atas level 4.000 dolar AS, didukung oleh melemahnya dolar AS dan menurunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury).

Meskipun demikian, dari dalam negeri, rupiah ditutup melemah 0,04 persen pada level Rp18.168 per dolar AS.

IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar

Secara teknikal, Ratna memperkirakan IHSG akan bergerak mendatar pada kisaran 4.800-5.000 pada perdagangan Kamis (5/11/2026).

Dibuka melemah, IHSG bertahan di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat, yaitu dipimpin sektor keuangan yang naik sebesar 0,39 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer yang naik sebesar 0,32 persen.

Sedangkan delapan sektor melemah, yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 1,36 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen nonprimer dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 1,27 persen dan 1,11 persen.

Saham Paling Cuan dan Paling Bonyok

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar, yaitu BOBA, MKNT, AIMS, TMPO, dan YUPI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni MGLV, LMAX, LUCY, WGSH, dan NINE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,22 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,76 miliar lembar saham senilai Rp25,97 triliun. Sebanyak 224 saham naik, 509 saham menurun, dan 230 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 1,41 persen ke 62.192,00, indeks Kospi menguat 0,62 persen ke 5.863,80, indeks Shanghai menguat 2,16 persen ke 3.686,17, indeks Hang Seng menguat 1,67 persen ke 23.919,50, dan indeks Straits Times melemah 0,01 persen ke 5.268,63. (hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN