Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Jagung di Toba Masih Tinggi, Petani Tetap Untung Meski Ada Penurunan

Mistar.idSabtu, 29 November 2025 pukul 18.57 WIB
harga_jagung_di_toba_masih_tinggi_petani_tetap_untung_meski_ada_penurunan

Hasil panen jagung yang baru di pipil milik Riana. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Petani jagung di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, merasa bersyukur dengan kondisi harga jagung pipil kering yang masih cukup tinggi meskipun mengalami penurunan harga di kisaran Rp300 hingga Rp500 per kilogram.

Salah seorang petani jagung di Porsea, Riana, mengatakan menjadi petani jagung sangat menjanjikan untuk meningkatkan ekonomi keluarganya. Meskipun luas tanaman jagung tidak begitu besar, hasil panen tetap dapat membantu kebutuhan keluarga, termasuk biaya kuliah anaknya.

Disampaikannya, harga jagung pipil kering sebulan terakhir turun dari Rp7.000 per kilogram menjadi Rp6.500 hingga Rp6.700 per kilogram, atau selisih penurunan Rp300 hingga Rp500 per kilogram.

“Kendati mengalami penurunan, dengan harga sekarang petani tidak lagi mengalami kerugian, dan mampu mengembalikan modal pemupukan dan perawatan. Sisanya bisa untuk kebutuhan keluarga dan sekolah anak,” ujar Riana, Sabtu (29/10/2025) sore.

Riana berharap pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Toba, dapat mengontrol harga jagung pipil kering agar tidak turun di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp5.500 per kilogram, sehingga petani tetap sejahtera.

“Apabila kontrol harga terus dilakukan pemerintah, bisa dipastikan petani jagung tidak lagi kesulitan keuangan. Menjadi petani jagung itu menguntungkan, karena dalam setahun bisa panen tiga kali,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN