Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Cabai Merah di Sumut Sentuh Rp100.000 per Kilogram, Desember Terancam Inflasi

Mistar.idMinggu, 30 November 2025 pukul 13.11 WIB
harga_cabai_merah_di_sumut_sentuh_rp100000_per_kilogram_desember_terancam_inflasi

Cabai merah kotak di Pasar Raya Medan Mega Trade Centre (MMTC). (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Harga sejumlah kebutuhan pokok di Sumatera Utara (Sumut) mengalami kenaikan tajam pada perdagangan hari ini, Minggu (30/11/2025). Cabai merah di Kabupaten Langkat dilaporkan mencapai Rp100.000 per kilogram. Kondisi ini diprediksi berpotensi memicu inflasi besar pada Desember mendatang.

Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumut, Gunawan Benjamin, menyebut kenaikan harga dipicu oleh beberapa faktor utama setelah bencana hidrometeorologi yang melanda Sumut dalam sepekan terakhir.

Ada empat pemicu utama kenaikan harga. Pertama, sebagian kebutuhan cabai di Sumut selama ini disuplai dari daerah luar, seperti Takengon, Jawa, dan Sumatera Barat. Namun akses yang terganggu membuat Sumut kini lebih bergantung pada pasokan lokal.

Kedua, banyak pedagang pengecer belum membuka lapak mereka sehingga distribusi pangan di pasar menjadi tidak merata. Ketiga, curah hujan tinggi menghambat aktivitas produksi petani, peternak, dan nelayan. Terakhir, ancaman longsor di sejumlah wilayah dinilai berisiko memutus jalur distribusi pangan lokal dan memicu kenaikan harga lanjutan.

Gunawan juga menyoroti dua kelompok komoditas yang perlu diwaspadai pada Desember nanti, yaitu sumber protein dan hortikultura.

Harga komoditas sumber protein diperkirakan akan kembali menguat, terutama jika harga pakan ternak berbahan jagung melonjak akibat gangguan produksi pascabanjir. Sejauh ini, harga jagung berada di rentang Rp7.200-Rp7.500 per kilogram.

“Yang perlu dikhawatirkan adalah ketika perusahaan pakan mulai beroperasi. Saat itu akan terlihat di mana titik keseimbangan harga jagung setelah bencana besar yang terjadi sepekan lalu,” kata Gunawan.

Sejumlah komoditas hewani diprediksi ikut terdampak. Daging ayam berpeluang naik dan bergerak di rentang Rp33.000-Rp40.000 per kilogram. Telur ayam berpeluang naik ke rentang Rp1.600-Rp2.000 per butir. Daging sapi diperkirakan berpotensi naik dan ditransaksikan di rentang Rp110.000-Rp140.000 per kilogram.

Dari sisi hortikultura, harga cabai merah yang kini menyentuh Rp100.000 per kilogram diperkirakan dapat turun dalam waktu dekat, tetapi masih akan bertahan mahal.

Pada pekan pertama Desember, cabai merah diprediksi bergerak di rentang Rp50.000-Rp80.000 per kilogram. Komoditas seperti cabai rawit, cabai hijau, bawang merah, dan sayuran lainnya juga diperkirakan bertahan tinggi.

Secara keseluruhan, Gunawan menyimpulkan Sumut menghadapi risiko inflasi besar pada Desember 2025, sehingga dibutuhkan langkah cepat pemerintah untuk menjaga pasokan, memperlancar distribusi, dan menstabilkan harga. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN