Thursday, September 3, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Begal Makin Ganas di Medan Deli, Warga Desak Polisi Perketat Patroli Malam

Mistar.idKamis, 3 September 2026 pukul 10.46 WIB
begal_makin_ganas_di_medan_deli_warga_desak_polisi_perketat_patroli_malam_

Ilustrasi, Polisi menggiring keempat terduga pelaku begal di Tembung ke Satreskrim Polrestabes Medan. (Foto: Dok/Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (3/9/2026) - Aksi pembegalan di wilayah Medan Deli semakin ‘ganas’membuat warga sangat resah. Terutama bagi warga yang beraktivitas hingga dini hari. Mereka mendesak polisi meningkatkan patroli untuk mencegah kejahatan jalanan.

Hal itu disampaikan Sugiono, warga Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, kepada Mistar, Kamis (3/9/2026).

"Kejahatan jalanan sudah sangat meresahkan. Kami minta polisi lebih sering patroli, apalagi di jam-jam rawan," ujarnya.

Kasus terbaru dialami Andi Pranata (37), pedagang ayam asal Tanjung Mulia Hilir. Ia menjadi korban pembegalan oleh sekelompok pemuda di Jalan Keluarga, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat itu korban hendak mengambil ayam ke tempat jualan abang iparnya di Pajak Brayan.

Di Jalan Perbatasan, ia sadar ada satu sepeda motor yang mengikutinya dari belakang.

Tiba di persimpangan, motor tersebut menghadang. Tak lama, komplotan lain datang ikut menghadang. Panik, Andi langsung tancap gas dan menabrak salah satu motor pelaku hingga terjatuh.

"Saya jatuh, sementara mereka tidak. Saya terpeleset masuk ke dalam parit," kata Andi.

Saat hendak mengambil sepeda motor Honda Scoopy BK 6697 TCB miliknya, salah satu pelaku melayangkan senjata tajam jenis celurit. Andi berhasil menghindar dan kembali terjatuh ke drainase.

Memanfaatkan situasi itu, para pelaku yang berjumlah 4 orang langsung membawa kabur motor korban ke arah Jalan Mabar Hilir.

Beruntung Andi tidak mengalami luka serius. Namun seluruh tubuhnya nyeri akibat benturan.

Menurutnya, selama seminggu terakhir ia tak berani keluar rumah pagi karena sering terjadi tawuran anak muda di Jalan Keluarga.

Demi menyambung hidup, ia terpaksa tetap mengambil ayam lebih awal untuk dijual di Pajak Metal.

"Biasanya saya keluar jam 05.30 WIB. Tapi karena ini, jadi terpaksa lebih pagi," tuturnya.

Andi juga menyebut, berdasarkan keterangan warga, ada korban pembegalan lain di lokasi tidak jauh dari tempat kejadian.

Hingga kini ia belum melapor ke Mapolsek Medan Labuhan karena surat-surat kendaraan masih di leasing. Ia berencana melapor setelah mendapat berkas dari leasing.

Sepeda motor yang dibawa kabur itu masih dalam masa kredit. Angsuran sudah berjalan 1 tahun 4 bulan dan baru akan lunas 2,5 tahun lagi.(kamaluddin/hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN