Thursday, September 3, 2026
home_banner_first
MEDAN

Bocah Korban Penganiayaan Asal Dairi yang Dirawat RSU Haji Telah Dipulangkan

Mistar.idKamis, 3 September 2026 pukul 11.27 WIB
bocah_korban_penganiayaan_asal_dairi_yang_dirawat_rsu_haji_telah_dipulangkan

AGP saat menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RSU Haji Medan terkait kondisinya. (Foto: Dinkes Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan telah memperbolehkan pulang bocah AGP asal Kabupaten Dairi, korban penganiayaan yang dilakukan pengasuhnya beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU Haji Medan, drg Fitrady Ulianda Siregar, M.Kes, mengatakan saat ini kondisi AGP sudah mulai membaik.

"Khususnya untuk luka-luka yang dialami pada bagian tubuhnya," ujarnya kepada Mistar, Kamis (3/9/2026).

Lebih lanjut, Ulianda mengatakan AGP telah diperbolehkan pulang pada Jumat, 28 Agustus 2026, setelah menjalani perawatan sejak Senin, 24 Agustus 2026.

"Terlihat kondisi AGP pun sudah terlihat ceria kembali saat itu, dirinya pun diperbolehkan pulang untuk selanjutnya menjalani berobat jalan," katanya.

Sebelumnya, AGP mengaku mengalami penganiayaan ataupun penyiksaan oleh pengasuhnya dan diungkapkan melalui unggahan viral akun Facebook Yanti Misbah Saraan.

AGP mengaku kepalanya dibenturkan ke dinding rumah, tubuhnya disiram air panas, bibirnya dibakar api, lehernya diikat dengan tali charger ponsel, serta dipukul pakai sapu lidi dan jarang diberi makan oleh pengasuhnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN