Friday, July 31, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wabup Sergai Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, Siap Tampung 330 Siswa

Mistar.idJumat, 31 Juli 2026 pukul 20.57 WIB
wabup_sergai_buka_mpls_sekolah_rakyat_terintegrasi_siap_tampung_330_siswa

Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan berinteraksi dengan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi saat pembukaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. (Foto: Dok. Kominfo Sergai/Mistar).

news_banner

Sergai, MISTAR.ID – Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Adlin Tambunan, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sergai, Sei Rampah, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang digelar di Gedung SD Sekolah Rakyat tersebut menjadi penanda dimulainya proses pendidikan bagi peserta didik baru dalam program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat.

Dalam sambutannya, Adlin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya Kementerian Sosial beserta jajarannya, yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sergai. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi ini dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan langkah awal yang penting dalam membangun masa depan anak-anak kita," ujarnya.

Adlin menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 dan 2 atau kategori miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto itu dirancang untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui penyediaan akses pendidikan yang layak, bermutu, dan merata.

"Mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan terbaik. Pendidikan merupakan investasi paling penting agar anak-anak mampu mengubah masa depan dirinya, keluarga, dan daerah," katanya.

Kepada peserta didik baru, Adlin berpesan agar menjadikan masa pengenalan lingkungan sekolah sebagai awal perjalanan membentuk karakter, bukan sekadar mengenal lingkungan belajar.

Ia menegaskan sekolah bukan hanya tempat mempelajari kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan seperti kepedulian, empati, gotong royong, serta sikap saling menghargai.

Selain kemampuan akademik, menurutnya pembentukan karakter juga harus menjadi perhatian utama agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak baik, peduli terhadap sesama, serta menghormati orang tua dan guru.

Adlin mengajak seluruh pihak menjadikan MPLS sebagai momentum memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.

"Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh dukungan keluarga dan lingkungan. Karena itu, mari kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang agar anak-anak dapat berkembang secara optimal," ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Adlin meminta seluruh peserta MPLS mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat, antusias, dan rasa ingin tahu yang tinggi.

"Saya berharap pengalaman selama MPLS menjadi bekal awal bagi para siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal teman dan guru, serta menumbuhkan motivasi belajar," tandasnya.

Berdasarkan hasil pleno, kuota peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Sergai ditetapkan sebanyak 270 siswa yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Sergai, terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 120 siswa jenjang SMP, dan 120 siswa jenjang SMA.

Selain itu, terdapat tambahan 60 siswa jenjang SMA yang berasal dari Kota Tebing Tinggi. Dengan demikian, total peserta didik yang direncanakan mengikuti program Sekolah Rakyat mencapai 330 orang. Hingga pelaksanaan awal kegiatan, tercatat sebanyak 317 siswa telah menempati asrama.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN