Disdik Simalungun Pastikan MPLS 2026 Bebas Bullying, DPRD Minta Pengawasan Sekolah Diperketat

Kabid Pendidikan Dasar Disdik Simalungun, Dipa Tarigan saat monitoring pelaksanaan MPLS 2026/2027.(foto:dokumen Disdik/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID, (16/7/2026) – Hingga hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Simalungun, Dinas Pendidikan (Disdik) mengaku belum menerima laporan terkait aksi bullying.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Frits Ueki Damanik, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dipa Tarigan.
"Hingga saat ini tidak ada laporan terkait bullying. Hal itu memang menjadi perhatian utama kami," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Dipa mengatakan pihaknya juga telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SD dan SMP di berbagai kecamatan untuk memastikan kegiatan MPLS berjalan sesuai ketentuan.
"Setiap kepala sekolah dan guru kami minta mengawasi seluruh rangkaian kegiatan selama MPLS. Disdik juga sudah turun langsung melakukan pengawasan ke sekolah-sekolah," kata Kabid Pendidikan Dasar.
Disdik, kata Dipa, sebelumnya juga telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar MPLS tidak diwarnai praktik senioritas dan tindakan yang merendahkan peserta didik baru.
"Kami sudah menyampaikan agar MPLS menjadi momen yang menyenangkan, penuh kegembiraan, edukatif, dan humanis sehingga setiap pelajar baru merasa dilindungi serta dihargai. MPLS harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi siswa baru," ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Simalungun, Eko Satria Yogi Simanjuntak, juga mendukung hal tersebut. Ia meminta Dinas Pendidikan tidak lengah dalam melakukan pengawasan selama MPLS berlangsung.
Menurut Eko, seluruh sekolah harus memastikan tidak ada ruang bagi tindakan perundungan, kekerasan, maupun budaya senioritas yang kerap mencoreng pelaksanaan MPLS.
"Kami meminta Dinas Pendidikan tetap melakukan pengawasan dan memastikan MPLS benar-benar bebas dari kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan, serta tindakan intoleransi," kata Anggota Komisi IV DPRD Simalungun.
Ia berharap seluruh sekolah di Simalungun menjadikan MPLS sebagai sarana memperkenalkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik baru. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
DPRD Dairi Soroti Pembangunan Gerai KDMP di Lingkungan Sekolah





















