Monday, August 10, 2026
home_banner_first
SUMUT

Tak Banyak Bendera Berkibar di Siborongborong, Warga Sebut Ekonomi Jadi Penyebab

Mistar.idSenin, 10 Agustus 2026 pukul 09.23 WIB
tak_banyak_bendera_berkibar_di_siborongborong_warga_sebut_ekonomi_jadi_penyebab

Hanya sedikit warga yang memasang bendera merah putih di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Senin (10/8/2026). (Foto: Fernando/Mistar)

news_banner

Taput, MISTAR.ID – Antusiasme warga menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), terbilang minim. Hingga Senin (10/8/2026), masih sedikit warga yang memasang bendera merah putih di sepanjang jalan tersebut.

Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan ia tidak memasang bendera karena kesulitan ekonomi.

“Sebenarnya, kami mau mengibarkan bendera sebesar-besarnya. Hanya saja, ekonomi saat ini sulit. Makan saja susah, bagaimana mau membeli bendera,” tuturnya.

Menurut warga, kondisi tersebut berbeda dengan situasi di era 2000-an. Saat itu, masyarakat memasang bendera merah putih menjelang peringatan HUT RI tanpa harus diimbau.

“Kalau putaran ekonomi warga baik, tanpa diimbau pun mereka sudah memasang bendera merah putih. Kalau kita lihat saat ini, ekonomi warga sangat memprihatinkan,” kata warga lainnya.

Sementara itu, Camat Siborongborong Panca Lumbantoruan mengatakan pemerintah kecamatan telah mengimbau masyarakat memasang bendera sebelum 17 Agustus.

“Kami sudah imbau sejak satu minggu yang lalu melalui kepala desa dan lurah, juga melalui rumah ibadah,” ujar Panca.

Ia mengatakan, imbauan tersebut akan kembali disampaikan, khususnya kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Pasar Siborongborong.

“Nanti kami imbau lagi warganya,” katanya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN