Monday, November 2, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polres Tapteng Gelar Operasi Patuh Toba 2026 dengan Pendekatan Humanis, Bagikan Makanan kepada Pengendara

Mistar.idSenin, 2 November 2026 pukul 15.41 WIB
polres_tapteng_gelar_operasi_patuh_toba_2026_dengan_pendekatan_humanis_bagikan_makanan_kepada_pengendara

Personel Satlantas Polres Tapteng membagikan makanan ringan sekaligus menyampaikan imbauan keselamatan kepada para pengguna jalan dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. (Foto: Dok. Humas Polres Tapteng/Mistar)

Tapteng, MISTAR.ID – Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) mengedepankan pendekatan humanis terhadap para pengguna jalan.

Alih-alih mengutamakan penindakan, petugas turun langsung ke jalan untuk membagikan makanan ringan sekaligus menyampaikan imbauan keselamatan kepada para pengguna jalan.

Kegiatan aksi simpatik tersebut dipimpin Wakapolres Tapteng, Kompol M. Iskad, didampingi Kasat Lantas AKP Dela Antomi dan Kanit Regident Satlantas Ipda Fadli, di Simpang Kantor DPRD Tapteng, Kecamatan Pandan, Senin (2/11/2026).

"Operasi ini bukan semata-mata soal penindakan, tetapi lebih mengutamakan imbauan keselamatan sebagai wujud nyata program Polisi Bersama Masyarakat yang hadir di ruang publik," ujar AKP Dela Antomi di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 kali ini berbeda dari biasanya. Petugas tidak mengutamakan penindakan, melainkan lebih menekankan pendekatan humanis kepada para pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya membagikan roti dan minuman kepada pengendara, tetapi juga menyampaikan imbauan terkait Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Imbauan tersebut secara khusus ditujukan kepada pengendara sepeda motor maupun pengemudi kendaraan roda empat yang kedapatan membawa penumpang atau muatan tidak sesuai dengan ketentuan.

"Melalui aksi simpatik ini, kami ingin menggugah kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas secara mandiri. Kami juga mengimbau para pengendara untuk senantiasa menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama demi keamanan bersama di jalan raya," katanya.

Dela menambahkan, Operasi Patuh Toba 2026 menyasar sejumlah pelanggaran prioritas, di antaranya pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm berstandar SNI, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan ponsel saat berkendara, serta kendaraan yang membawa muatan tidak sesuai ketentuan.

Langkah humanis jajaran Polres Tapteng tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas. Mereka mengapresiasi pendekatan persuasif tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan.

"Kami sangat mendukung langkah petugas yang lebih humanis dan persuasif ini sehingga program Polisi Bersama Masyarakat benar-benar dapat dirasakan secara nyata di ruang publik," ucap salah seorang warga.

Selain itu, masyarakat juga berharap proses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta administrasi kendaraan ke depannya semakin mudah dan transparan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN