Pengamat Soroti Minimnya Pengibaran Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Pengamat sosial Sumatera Utara, Agus Suriadi. (Foto: Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (11/8/2026) - Pengamat sosial Sumatera Utara (Sumut), Agus Suriadi, menilai minimnya masyarakat dalam mengibarkan Bendera Merah Putih kerap disebabkan ketidaksadaran terhadap pentingnya nilai-nilai lokal akibat pengaruh budaya asing.
Menurutnya, nilai-nilai lokal seperti nasionalisme menjadi terpinggirkan imbas budaya asing tersebut. Bahkan, katanya, ada pula faktor-faktor lain seperti sebagian daerah mungkin menghadapi kesulitan dalam memperoleh bendera atau memang tidak memiliki tradisi mengibarkannya.
“Bagi saya, jarangnya pengibaran bendera tidak berarti nasionalisme telah lenyap sepenuhnya. Melainkan, cara mengekspresikannya mungkin berbeda. Generasi muda mungkin menunjukkan nasionalisme dengan cara-cara yang lebih modern, seperti melalui media sosial dan lainnya,” ujarnya kepada Mistar, Selasa (11/8/2026).
Oleh karena itu, Wakil Dekan FISIP Universitas Sumatera Utara itu menegaskan bahwa pendidikan mengenai sejarah dan nilai-nilai kebangsaan perlu diperkuat di sekolah-sekolah. Ia mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Misalnya mengadakan seminar atau lokakarya mengenai makna bendera dan simbol-simbol negara, termasuk memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan informasi dan mengajak masyarakat mengibarkan bendera,” ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa hal lainnya dapat dilakukan dengan menyelenggarakan lomba pengibaran bendera di tingkat desa atau lingkungan (RT/RW), serta mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti pawai atau festival untuk menampilkan budaya dan sejarah Indonesia.
“Dengan mengundang tokoh masyarakat atau influencer untuk mempromosikan pengibaran bendera melalui platform mereka. Bahkan dengan memberikan penghargaan kepada komunitas atau individu yang secara aktif mengibarkan bendera dan merayakan bulan kemerdekaan,” tuturnya.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih merupakan tanggung jawab moral bersama.
“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai sektor lainnya sangat penting untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme serta menumbuhkan rasa hormat terhadap simbol-simbol negara,” katanya.
Ia berharap, ke depan masyarakat lebih peka dan sadar terhadap pentingnya mendeklarasikan kemerdekaan melalui pengibaran Bendera Merah Putih di setiap lingkungan rumah, perkantoran, hingga lokasi umum lainnya. (hm27)
























