Friday, October 30, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemprov Sumut Bantu Rp8,6 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Sawah di Gunungsitoli

Mistar.idJumat, 30 Oktober 2026 pukul 18.57 WIB
pemprov_sumut_bantu_rp86_miliar_untuk_rehabilitasi_irigasi_sawah_di_gunungsitoli

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat meninjau kawasan persawahan Afia di Kota Gunungsitoli. (foto: Iqbal/Mistar)

Gunungsitoli, MISTAR.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, meninjau kawasan persawahan Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kamis (29/10/2026) sore. Dalam kunjungan tersebut, Bobby menyerap aspirasi petani terkait kebutuhan pengembangan sektor persawahan di wilayah itu.

Bobby mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung kondisi persawahan sekaligus mengetahui kebutuhan para petani, khususnya di Gunungsitoli Utara. Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah memberikan bantuan keuangan untuk rehabilitasi jaringan irigasi di kawasan tersebut.

"Kemarin kita tinjau ke sana, ini usulan dari Wali Kota (Gunungsitoli). Kami dari Pemerintah Provinsi memberikan bantuan anggaran untuk mengoptimalkan potensi persawahan di sana," ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, bantuan dari Pemprov Sumut tersebut sebesar Rp8,6 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut.

Bobby menyebutkan, bantuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli dan Pemprov Sumut. Meski kewenangan pengelolaan irigasi dengan luas cakupan di bawah 1.000 hektare berada pada pemerintah kabupaten/kota, Pemprov Sumut tetap memberikan dukungan atas usulan pemerintah setempat.

"Memang secara regulasi, irigasi di bawah 1.000 hektare wewenangnya kabupaten atau kota, tapi sekali lagi ini usulan Wali Kota dan kita hadir untuk membantunya. Semoga bermanfaat," tuturnya.

Selain rehabilitasi irigasi, Bobby juga meminta jajaran Dinas Pertanian Sumut untuk menampung dan memetakan kebutuhan para petani. Hal itu dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhan kelompok tani, khususnya di Kota Gunungsitoli.

"Saya minta juga ke Dinas Pertanian kita agar bisa memetakan kebutuhan petani, kemudian agar permohonan bantuan alsintan dan alat-alat seperti pengering gabah bisa segera direspons," kata Bobby. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN