Komisi II DPRD Binjai Soroti Pelayanan RSUD dr Djoelham, IGD hingga Ketersediaan Obat

Suasana rapat dengar pendapat Komisi II DPRD Kota Binjai bersama manajemen RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai. (Foto: Facebook Ramlan/Mistar).
Binjai, MISTAR.ID – Komisi II DPRD Kota Binjai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama manajemen RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai untuk membahas berbagai persoalan pelayanan kesehatan yang masih dikeluhkan masyarakat.
Rapat yang dipimpin anggota Komisi II DPRD Kota Binjai, Ramlan, itu berlangsung di ruang Komisi II DPRD Binjai, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Jumat (31/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ramlan, anggota DPRD Binjai dari Partai Golkar, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.
"Sejumlah aspek pelayanan harus menjadi perhatian, mulai dari pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kebersihan fasilitas rumah sakit, hingga ketersediaan obat-obatan di RSUD dr. Djoelham," ujarnya.
Ramlan mengatakan Komisi II DPRD Binjai akan terus mendorong agar pelayanan di IGD dilakukan secara lebih humanis, ramah, dan cepat dengan mengutamakan keselamatan serta penanganan pasien sebelum penyelesaian administrasi.
Selain itu, pihak rumah sakit juga diharapkan meningkatkan kebersihan ruang perawatan maupun fasilitas umum, termasuk toilet, agar memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga.
"Ketersediaan obat-obatan juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Kami berharap kebutuhan obat bagi pasien dapat terpenuhi sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai, Doni, belum berhasil dikonfirmasi terkait sejumlah catatan yang disampaikan DPRD Kota Binjai. DPRD berharap rumah sakit milik pemerintah tersebut segera melakukan pembenahan guna meningkatkan mutu pelayanan, profesionalisme tenaga kesehatan, serta sistem pelayanan rumah sakit demi memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.






















