Monday, July 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

BBM Langka, Antrean Kendaraan Mengular di Sejumlah SPBU Kota Binjai

Mistar.idSenin, 13 Juli 2026 pukul 19.47 WIB
bbm_langka_antrean_kendaraan_mengular_di_sejumlah_spbu_kota_binjai_

Antrean kenderaan mengular di SPBU Kebun Lada akibat BBM langka dan kosong. (foto: bayu/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam dua hari terakhir di sejumlah SPBU Kota Binjai mengakibatkan antrean kendaraan mengular hingga memicu kemacetan. Kondisi ini juga terjadi di SPBU Kebun Lada, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Binjai Utara.

Pantauan di lokasi Senin (13/7/2026), antrean kendaraan roda dua dan roda empat mencapai hingga lima kilometer jauhnya. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar SPBU mengalami kemacetan.

Salah seorang warga, Uli, mengaku telah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan BBM. Menurutnya, kelangkaan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, terlebih bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah.

"Dari jam 9 pagi kami sudah mengantre untuk mengisi BBM di sini, tapi sampai siang belum juga ada. Pas kami tanya sama petugas SPBU nya bilang BBM belum masuk," ujarnya.

Ia mengatakan persediaan BBM di sepeda motornya hampir habis sehingga harus mengantre agar dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, petugas SPBU Kebun Lada, Yoyok, menjelaskan keterlambatan pasokan disebabkan distribusi BBM dari depot ke SPBU tidak berjalan sesuai jadwal. Jika biasanya pasokan tiba sekitar pukul 06.00 WIB, kali ini baru datang sekitar pukul 14.00 WIB.

"Jam dua siang BBM baru masuk dan langsung dilakukan pembongkaran. Akibatnya antrean kendaraan menjadi panjang," katanya.

Antrean kenderaan mengular di SPBU Kebun Lada akibat BBM langka dan kosong. (foto: bayu/mistar)

Ia menambahkan keterlambatan tidak hanya terjadi pada BBM jenis solar, tetapi juga pada jenis BBM lainnya. Menurutnya, normalisasi distribusi masih bergantung pada kelancaran pengiriman dari depot.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Binjai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU. Kepala Bagian Perekonomian Setdako Binjai, Andi Affandi, mengatakan sidak dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pengelola SPBU, keterlambatan pasokan dipicu terbatasnya armada pengangkut dari pemasok. "Saat ini distribusi sudah kembali berjalan dan kondisi sudah normal," ujar Andi.

Senada dengan itu, Supervisor SPBU 14.207.1127, B Matondang, menyebut distribusi BBM jenis solar masih menggunakan sistem penyaluran harian sesuai kuota yang ditetapkan.

Namun, ia memastikan stok BBM di Kota Binjai dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Saat ini stok BBM di Kota Binjai masih mencukupi. Kami terus melakukan pemantauan agar distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," katanya.

Pihak pengelola SPBU juga menyatakan akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait serta melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi agar penyaluran BBM dapat berlangsung tepat waktu dan tidak kembali menimbulkan antrean panjang di masyarakat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN