Medan Utara Dilanda Banjir Rob 2,6 Meter hingga 18 Juli 2026

Banjir rob. (Foto: Mongabay)
Medan, MISTAR.ID – Wilayah Medan Utara meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan dilanda banjir rob selama sepekan ke depan terhitung sejak 12–18 Juli 2026.
Hal ini disampaikan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan dalam siaran pers diterima Mistar, Senin (13/7/2026).
"Pasang air laut atau banjir rob di atas 2,3 meter pada 12–18 Juli 2026 diprediksi terjadi di wilayah pesisir Belawan, Labuhan, dan Marelan pukul 04.00 dan 12.00–16.00 WIB dengan ketinggian pasang tertinggi 2,6 meter," ujar prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Nur Auliakhansa.
Nur menjelaskan, terjadinya banjir rob disebabkan oleh adanya aktivitas pasang air laut dan fenomena alam lainnya. BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di Medan Utara untuk senantiasa waspada.
"Ketinggian pasang air laut diukur dari titik surut terendah. Terjadinya banjir rob tentu berpotensi memicu penghambatan atau mengganggu aktivitas masyarakat sekitar, mobilitas transportasi di area pelabuhan, serta aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Masyarakat kami imbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan," tuturnya. (hm20)






















