Bobby Nasution Minta SPPG Beli Telur Langsung ke Produsen agar Harga Tak Melonjak

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memberikan keterangan kepada wartawan di Medan. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyoroti kenaikan harga telur ayam yang diduga dipicu kembali beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Bobby, telur masih menjadi salah satu menu utama yang paling banyak disajikan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk peserta Program MBG.
"Ya, ini selalu saya sampaikan kepada SPPG. Telur itu salah satu menu favorit yang paling banyak dibuat di SPPG-SPPG," ujarnya kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Bobby menyarankan agar setiap SPPG menjalin kerja sama langsung dengan peternak atau produsen telur, sehingga tidak berebut pasokan dengan masyarakat di pasar.
"Kami bersama Bank Indonesia kemarin sudah membuat skema kerja sama. Jadi, SPPG bisa langsung bekerja sama dengan penghasil atau produsen, bukan berebut pasokan dengan masyarakat di pasar," katanya.
Meski demikian, Bobby mengakui belum seluruh SPPG menerapkan pola kerja sama tersebut.
"Nah, ini mungkin belum semuanya. Masih bertahap, mungkin belum sampai 50 persen," tuturnya.
Ia berharap semakin banyak dapur SPPG yang menjalin kerja sama langsung dengan produsen agar kebutuhan telur untuk Program MBG tidak mengganggu pasokan di pasar.
"Kita menginginkan minimal 50 persen SPPG sudah bekerja sama langsung dengan pemasok. Dengan begitu, tidak akan berebut dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, hari pertama masuk sekolah yang bertepatan dengan kembali berjalannya Program Makan Bergizi Gratis menyebabkan harga daging ayam dan telur ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Medan mengalami kenaikan.
Sejumlah pedagang menilai kenaikan harga telur dipengaruhi meningkatnya permintaan sejak Program MBG kembali berjalan.























