Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kapolres Samosir Asuh Anak Korban Kekerasan, Tegaskan Proses Hukum Berjalan

Mistar.idSabtu, 11 April 2026 pukul 21.25 WIB
kapolres_samosir_asuh_anak_korban_kekerasan_tegaskan_proses_hukum_berjalan

Kapolres Samosir AKBP Rina Sri Nirwana Tarigan saat mengunjungi korban. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, menjadi orang tua asuh bagi seorang anak korban penganiayaan di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sabtu (11/4/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan korban.

Kunjungan Kapolres bersama jajaran bertujuan memastikan kondisi korban yang diduga mengalami kekerasan oleh ibu tirinya. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama polres dan kapolsek simanindo.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut keluarga korban, pihak sekolah, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung sederhana, diisi dengan dialog serta pendekatan humanis.

Dalam dialog itu, korban mengaku mengalami kekerasan berulang setiap melakukan kesalahan. Kapolres juga menggali keterangan dari ayah korban yang menyebut peristiwa tersebut kerap terjadi saat dirinya tidak berada di rumah.

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres menyatakan kesediaannya menjadi orang tua asuh bagi korban, yang disambut baik oleh keluarga.

Kapolres juga berdialog dengan pihak sekolah yang pertama kali mengetahui kondisi korban. Guru menyampaikan apresiasi atas perhatian kepolisian serta berharap proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara tegas. Pihak sekolah juga menyoroti kondisi psikologis korban dan menyatakan siap mendukung pemulihan.

Kapolres menegaskan bkasus kekerasan terhadap anak menjadi perhatian serius dan akan ditangani secara profesional sesuai hukum yang berlaku. “Kasus ini akan kami tindaklanjuti secara profesional serta memastikan perlindungan dan masa depan korban,” katanya.

Ia juga menekankan perkara kekerasan terhadap anak tidak dapat diselesaikan melalui perdamaian yang menghentikan proses hukum.

Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Kepada korban, ia memberikan motivasi agar tetap semangat belajar.

Sebagai tindak lanjut, Kapolres berencana mengunjungi sekolah korban untuk menyalurkan bantuan berupa sepatu dan alat tulis bagi siswa. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama serta ucapan terima kasih dari keluarga korban, guru, dan perangkat desa.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN