Thursday, September 3, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Toba Dukung Program Pemagangan Tenaga Kerja ke Jepang

Mistar.idKamis, 3 September 2026 pukul 17.19 WIB
pemkab_toba_dukung_program_pemagangan_tenaga_kerja_ke_jepang

Sosialisasi mangang dilaksanakan. (Foto:Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID (3/9/2026) - Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pemagangan Tenaga Kerja ke Jepang yang digelar di Balai Data Kantor Bupati Toba, Kamis (3/9/2026). Kegiatan sosialisasi ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Toba dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan International Manpower (IM) Japan.

Saat membuka acara tersebut, Wakil Bupati Toba menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba mendukung program pemagangan tenaga kerja ke Jepang melalui penyediaan biaya cek kesehatan bagi peserta dari Kabupaten Toba.

"Kalau hari ini kita belum bisa memanggil semua kepala desa dan tokoh masyarakat, semoga informasi ini sampai ke desa. Dan dalam waktu dekat semoga kalau bisa kami mohonkan kita lakukan seleksi di Toba ini," kata Wakil Bupati.

Ketua Tim Pemagangan Luar Negeri Ditjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker RI, Muhammad Adrie Syikhab, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pemagangan tenaga kerja ke Jepang adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara utuh dan terpadu di Indonesia dan di luar negeri oleh lembaga pelatihan kerja, perusahaan, instansi pemerintah, atau lembaga pendidikan di bawah bimbingan dan pengawasan Kemnaker RI dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan program pemagangan di Jepang dilaksanakan selama tiga tahun dan dapat diperpanjang sampai lima tahun apabila perusahaan dan peserta sepakat untuk memperpanjang masa praktik kerja.

Adapun benefit yang ditawarkan melalui program ini antara lain uang saku dan tunjangan bulanan, tiket Indonesia-Jepang, asuransi kesehatan dan kecelakaan kerja, sertifikat dari IM Japan, dan tunjangan dana usaha pascamagang. Informasi selengkapnya terkait persyaratan pemagangan tenaga kerja ke Jepang dapat diakses melalui laman www.jepang.magangln.id.

Peserta magang ke Jepang yang telah selesai melaksanakan magang, yaitu Jeremia Agusto Lubis. Ia berasal dari Desa Haunatas, Kecamatan Laguboti, dan merupakan lulusan SMK 1 Balige tahun 2022. Selain ia, ada juga Radot Silaban asal Desa Ombur, Kecamatan Silaen, dan merupakan lulusan SMK 1 Balige tahun 2021. Sebelumnya, mereka secara mandiri telah mengikuti pelatihan bahasa Jepang di LPK International Partnership Toba di Balige.

Pemerintah Kabupaten Toba berharap agar informasi terkait pemagangan ke Jepang dapat disampaikan oleh para peserta kepada seluruh masyarakat. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN