Curanmor Marak di Medan Barat, Warga Keluhkan Motor Hilang Belum Terungkap

Pelaku saat beraksi mencuri sepeda motor korban Suriani. (foto: dokumentasi korban/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Dua pekan dilaporkan ke Polsek Medan Barat, Suriani, mengaku belum mendapatkan perkembangan laporan kehilangan sepeda motornya. Padahal, perempuan 33 tahun itu sangat berharap sepeda motornya dapat ditemukan untuk digunakan aktivitas sehari-hari.
Kepada Mistar, perempuan yang tinggal di Jalan Lizardi Putra, Medan Tuntungan itu, mengaku melaporkan aksi pencurian sepeda motor Beat Street BK 4503 AMM miliknya, Kamis (20/8/2026). Laporan itu tertuang dengan nomor LP/B/211/VIII/2026/Apkt/Polsek Medan Barat.
"Sepeda motor saya hilang dan sudah saya lapor dua minggu. Sampai sekarang nggak ada kejelasan kabarnya. Belum ada kabar apapun dalam perkembangannya," ucapnya, Kamis (3/9/2026).
Diceritakannya, peristiwa itu terjadi saat sepeda motornya digunakan kakak dan adiknya untuk membeli kopi di Hen Coffe Jalan Karya, Karang Berombak, Rabu (19/8/2026) malam. Hanya hitungan menit di cafe tersebut, kakak Suriani tak mendapati lagi sepeda motornya yang terparkir di parkiran dengan kondisi setang terkunci.
"Beli take away. Dalam hitungan menit raib gitu aja. Kalau dibilang harapannya, sepeda motor saya kembali. Masih belum ikhlas gitu saya. Sepeda motor saya baru 1 tahun 8 bulan saya beli cash. Nggak dipakai jauh, digunakan hanya buat antar jemput anak sekolah. Sekarang seperti ini saya yang susah," tuturnya.
Diceritakannya, kurun waktu dua bulan, masih di seputaran lokasi yang sama, tiga sepeda motor raib, termasuk sepeda motornya. Suriani mengaku mendapat kabar tersebut melalui kepala lingkungan setempat.
"Saya juga dapat info dari kepala lingkungan setempat. Kurun waktu dua bulan ada berapa kejadian yang sama di sekitaran situ juga. Ada video nya juga saya. Gerak-geriknya sama pelakunya itu-itu juga," ucapnya.
Ia merinci, sebelum sepeda motornya raib di lokasi tersebut, aksi pencurian sepeda motor di Jalan Karya, Karang Berombak juga terjadi 22 dan 23 Juli.
"Sebelumnya siang hari 23 juli di Kafe Kova Coffe. Terus di klinik Laisa malam harinya tanggal 22 juli itu. Kejadiannya di Jalan Karya, nggak berjauhan dari tempat ke tempat yang sebelumnya dengan tempat hilangnya sepeda motor saya," katanya.
Ibu rumah tangga itu berharap petugas segera menindak lanjuti laporannya dan menangkap pelaku. Pasalnya, aksi kawanan pelaku tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. "Kan bikin resah. Nggak cuma satu atau dua kali di tempat yang berjauhan," ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Senior Sianturi ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku. "Untuk pelaku belum tertangkap. Kami masih tetap lakukan penyelidikan," tuturnya.
Disinggung soal maraknya aksi curanmor dengan tiga sepeda motor raib dalam waktu tak berjauhan, Senior mengaku akan mengeceknya. "Nanti kami cek ya," ujarnya.
PREVIOUS ARTICLE
Puluhan Kendaraan Barang Bukti Menumpuk di Satlantas Polres Sergai, Diduga Tak Jelas Status Hukumnya



























