Friday, August 14, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jalan Rabat Beton ke Cafe di Taput Dipersoalkan Warga, Disebut Dibangun Pakai APBD

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 14.04 WIB
jalan_rabat_beton_ke_cafe_di_taput_dipersoalkan_warga_disebut_dibangun_pakai_apbd

Cafe Harimonting. (Foto: Fernando/Mistar)

news_banner

Tapanuli Utara, MISTAR.ID – Pembangunan jalan rabat beton di Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang dikerjakan pada 2019, kini dipersoalkan warga.

Jalan tersebut disebut mengarah ke lokasi Cafe Harimonting yang dikaitkan dengan mantan Direktur RSU Tarutung berinisial JN.

Warga menilai dana pembangunan jalan bersumber dari APBD Kabupaten Tapanuli Utara tahun 2019.

Seorang warga Desa Paniaran berinisial BN mengatakan jalan rabat beton itu berakhir di area Cafe Harimonting. Menurutnya, akses tersebut merupakan jalan buntu dan berada di sekitar lahan seluas empat hektare milik JN.

"Jalan rabat beton ke Cafe Harimonting adalah jalan buntu. Lokasi cafe seluas 4 hektare adalah milik mantan direktur RSU Tarutung inisial JN," ujar BN, Jumat (14/8/2026).

Keterangan serupa disampaikan seorang karyawan Cafe Harimonting yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Ia membenarkan cafe tersebut dikaitkan dengan JN dan menduga pembangunan jalan dilakukan pada 2019 menggunakan anggaran APBD Taput.

"Ya, Cafe Harimonting adalah milik mantan direktur RSU Tarutung inisial JN dan pembangunan jalan rabat beton ini sepertinya bersumber dari APBD Taput," katanya, Jumat (14/8/2026).

Mantan Kepala Dinas Pertanian Taput Sey Pasaribu memilih tidak memberikan penjelasan mengenai permasalahan tersebut. Ia meminta wartawan mengonfirmasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Taput.

"Bukan kapasitas saya untuk menjawab itu. Tolong dikonfirmasi kepada Kadis PUPR Tapanuli Utara," ujar Sey.

Kepala Dinas PUPR Taput Dalan Simanjuntak juga belum memberikan penjelasan terkait proyek tersebut. Saat dikonfirmasi, Dalan mengatakan masih akan mengecek informasi tersebut.

"Saya cek dulu," kata Dalan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan dari Pemkab Taput mengenai tujuan pembangunan jalan tersebut, nilai anggarannya, serta status akses jalan yang dipersoalkan warga.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN