Distan Toba Sinkronkan Luasan LP2B sebagai Acuan Penyusunan Perda

Rapat Koordinasi LP2B. (Foto:Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (30/7/2026) - Dinas Pertanian Kabupaten Toba melaksanakan rapat koordinasi dengan 16 kecamatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba untuk menyinkronkan data luasan area Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Toba sebagai acuan penyusunan Peraturan Daerah (Perda).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, mengatakan pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas kepastian luasan LP2B, khususnya luasan Lahan Baku Sawah (LBS) yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Toba.
"Kegiatan ini terlebih dahulu mengundang seluruh camat dari 16 kecamatan agar mampu menyosialisasikan kepada tingkat desa sebelum nantinya kami juga turun memberikan sosialisasi kepada masyarakat desa sehingga pemahaman tentang LP2B yang didapat masyarakat lebih akurat," ujar Lena, Kamis (30/7/2026).
Menurut Lena, setelah pertemuan ini, pekan depan Dinas Pertanian akan melakukan sosialisasi di setiap kecamatan. Sebelum pelaksanaan, surat pemberitahuan akan disampaikan, di mana setiap harinya tim akan turun langsung ke empat kecamatan untuk menentukan luasan area LP2B.
"Nantinya akan diketahui apakah ada pertambahan luasan area LP2B, mengingat potensi di sejumlah kecamatan masih sangat besar, seperti yang terdapat di Kecamatan Habinsaran," ucapnya.
Lanjut Lena, untuk memastikan keakuratan data luasan agar dapat disinkronkan dengan citra satelit, Dinas Pertanian bersama pihak kecamatan, kepala desa, dan kepala dusun akan turun langsung melakukan pengecekan lapangan ke lahan pertanian masyarakat.
"Siapa tahu masih ada lahan-lahan hortikultura yang tidak tertutup kemungkinan menjadi lahan LP2B. Setelah nantinya data ini diperoleh, data tersebut akan menjadi dasar penyusunan perda, dengan mengatur lahan mana saja yang layak dipertahankan sebagai LP2B berkelanjutan," tuturnya.
Lena optimistis Perda LP2B di Kabupaten Toba nantinya dapat menjaga ketahanan pangan tanpa menghambat pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Petani Ikan Deli Serdang Klaim Selamatkan 20 Ribu Ikan dari Dugaan Limbah Peternakan




















