Monday, July 27, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Deli Serdang Resmikan Rumah Layak Huni, Bantu Sertifikat hingga Bebaskan PBB dan PBG

Mistar.idSenin, 27 Juli 2026 pukul 21.40 WIB
bupati_deli_serdang_resmikan_rumah_layak_huni_bantu_sertifikat_hingga_bebaskan_pbb_dan_pbg

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menyapa dua anak berkebutuhan khusus. (foto:dokumen diskominfostan/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID (27/7/2026) – Senyum bahagia terpancar dari keluarga Darson Tarigan saat Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, meresmikan rumah layak huni hasil Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Senin (27/7/2026).

Rumah tersebut menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Di Kecamatan Sunggal, terdapat empat penerima bantuan RTLH. Tiga rumah telah selesai dibangun, yakni milik Damri Ginting di Desa Sukamaju, Sabrina di Desa Sei Beras Sekata, dan Darson Tarigan di Desa Medan Krio. Sementara itu, satu rumah milik Irmayani di Desa Serbajadi masih dalam tahap pembangunan.

"Rumah ini sangat berarti bagi keluarga kami. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang telah membantu kami memiliki rumah yang layak huni," ujar Darson Tarigan.

Selain pembangunan rumah, Pemkab Deli Serdang turut memfasilitasi pengurusan sertifikat hak milik melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Selama proses tersebut, penerima manfaat diberikan surat keterangan tanah dari kecamatan serta dibebaskan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Bupati menegaskan, Program RTLH tidak hanya membangun rumah, tetapi juga memberikan kepastian administrasi agar masyarakat tidak lagi terbebani berbagai biaya.

"Rumahnya kita bangun, administrasinya juga kita bantu. PBB-nya nol, PBG juga kita berikan. Harapan saya masyarakat bisa tinggal dengan nyaman tanpa dibebani urusan administrasi," ujarnya.

Dalam dialog bersama warga, Bupati juga menyapa dua anak berkebutuhan khusus, yakni Farel Alvaro (14), penyandang tunarungu asal Desa Purwodadi, serta M. Bustami Harahap, warga Dusun XII, Desa Purwodadi.

Menindaklanjuti dialog tersebut, Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pendampingan dan memastikan keduanya memperoleh layanan kesehatan serta akses pendidikan sesuai kebutuhannya.

"Bawa mereka ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut. Setelah itu, kita tentukan langkah terbaik sesuai kondisi mereka, baik untuk penanganan kesehatan, pendidikan, maupun kebutuhan lainnya," ucap Bupati.

Menurutnya, kehadiran pemerintah harus dirasakan masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pelayanan yang cepat terhadap persoalan yang dihadapi warga.

"Kalau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama anak-anak yang memerlukan perhatian khusus, jangan dibiarkan. Pemerintah harus hadir, mendata, mendampingi, dan memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang semestinya," katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN