Wednesday, November 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

APBD Binjai 2027 Disepakati Rp844 Miliar, DPRD Harapkan Tambahan TKD

Mistar.idRabu, 4 November 2026 pukul 19.59 WIB
apbd_binjai_2027_disepakati_rp844_miliar_dprd_harapkan_tambahan_tkd

Prosesi penandatanganan kesepakatan KUA-PPAS APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Binjai. (Foto: Bayu/Mistar).

Binjai, MISTAR.ID – Rapat paripurna pembahasan dan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2027 menyepakati nilai anggaran sekitar Rp844 miliar.

Meski belum memasuki tahap pengesahan Rancangan APBD (R-APBD), nilai tersebut hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2026 yang sebesar Rp835 miliar.

Rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2027 berlangsung di Gedung DPRD Binjai, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (4/11/2026) sore.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Binjai, Gusuartini Br Surbakti, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Binjai, Chairin F. Simanjuntak, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Ditemui usai rapat, Gusuartini mengatakan nilai kesepakatan KUA-PPAS APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2027 diperkirakan mencapai Rp844 miliar. Angka tersebut tidak berbeda jauh dengan APBD tahun 2026 yang sebesar Rp835 miliar.

"Kalau dibandingkan dengan APBD kita pada tahun 2025 sebesar Rp1,09 triliun, sementara APBD tahun 2026 dan 2027 mendatang hanya berkisar Rp800 miliar, memang jelas ada penurunan sekitar 17,40 persen," ucapnya.

Menurutnya, penurunan tersebut disebabkan berbagai faktor, salah satunya dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada tahun 2026, PAD Kota Binjai ditetapkan sebesar Rp160,95 miliar atau turun sekitar 8,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun 2026 anggaran kita berkurang juga dari Rp1,09 triliun menjadi Rp835 miliar. Namun, kita masih bisa terbantu dengan adanya tambahan dana dari pemerintah pusat melalui Transfer ke Daerah (TKD), sehingga bisa membenahi infrastruktur yang memang sudah harus ditangani secara serius," ujarnya.

Oleh karena itu, Gusuartini berharap APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2027 kembali mendapat tambahan alokasi dana dari pemerintah pusat melalui TKD.

Dengan adanya tambahan anggaran tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan pembangunan dan perbaikan di berbagai sektor, terutama wilayah yang terdampak bencana banjir.

"Harapan saya begitu. Saya yakin anggaran itu pasti ada diberikan untuk daerah kita, salah satunya akan digunakan untuk program pemulihan pascabencana," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN