Wednesday, October 28, 2026
home_banner_first
SUMUT

781 PPPK Paruh Waktu Samosir Terima SK Perpanjangan Kontrak

Mistar.idRabu, 28 Oktober 2026 pukul 21.28 WIB
781_pppk_paruh_waktu_samosir_terima_sk_perpanjangan_kontrak

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada PPPK Paruh Waktu. (Foto: Diskominfo Samosir/MISTAR.ID)

Samosir, MISTAR.ID – Sebanyak 781 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menerima Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

SK perpanjangan kontrak tersebut diserahkan Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Tanah Lapang Pangururan, Rabu (28/10/2026).

Dari total penerima SK, sebanyak 122 orang merupakan tenaga pendidikan, 6 orang tenaga kesehatan, dan 653 orang tenaga teknis.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu sebagai bagian dari ASN harus mengutamakan kepentingan umum, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan.

“Setiap penerima SK dituntut memahami tugas pokok dan fungsi, meningkatkan etos kerja, serta membangun integritas dan kedisiplinan,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa amanah yang diterima para penerima SK merupakan tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan berintegritas, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bekerjalah dengan baik, bersemangat, dan bertanggung jawab sesuai bidang kerja masing-masing. Berikan pelayanan prima bagi masyarakat serta tunjukkan loyalitas dalam bekerja,” ujarnya.

Ariston juga mengingatkan agar para PPPK tidak memandang tugas yang diemban sekadar sebagai pekerjaan rutin. Menurutnya, ketekunan, keuletan, komitmen, dan tanggung jawab harus menjadi bagian dari budaya kerja sehingga keberadaan PPPK benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Berikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Samosir. Jangan sampai terjadi penyimpangan yang membawa dampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat,” sebutnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN