Friday, August 14, 2026
home_banner_first
SUMUT

7 Bulan, PUTR Toba Tangani 11 Bencana Alam di Lima Kecamatan

Mistar.idSabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB
7_bulan_putr_toba_tangani_11_bencana_alam_di_lima_kecamatan

Alat berat dari PUTR Toba menangani longsor yang menutup badan jalan. (Foto: Dokumen PUTR Toba/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID – Selama tujuh bulan pada 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba menangani 11 kasus bencana alam yang tersebar di lima kecamatan.

Dalam setiap penanganan bencana, PUTR Toba menurunkan alat berat untuk mempercepat proses penanganan, terutama ketika bencana mengganggu akses jalan masyarakat.

Kepala Dinas PUTR Toba, Gumianto Simangunsong, mengatakan lima kecamatan yang mengalami bencana alam tersebut yakni Lumbanjulu, Pintu Pohan Meranti, Siantar Narumonda, Bonatua Lunasi, dan Balige.

“Peristiwa tersebut rata-rata terjadi di awal tahun 2026, di mana tingginya potensi banjir dan longsor disebabkan curah hujan yang tinggi. Peristiwa ini kerap terjadi saat musim penghujan mengingat letak geografis kabupaten ini berada di perbukitan dan memiliki banyak anak sungai,” ucap Gumianto, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, PUTR Toba sebagai instansi yang memiliki alat berat akan selalu siaga jika diperlukan dalam penanganan bencana. Alat berat tetap diturunkan ke lokasi meskipun sebagian sedang digunakan untuk pekerjaan pembukaan dan pelebaran jalan.

“Makanya personel kita yang membidangi peralatan selalu bersinergi serta berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toba. Begitu ada informasi dari BPBD, paling lama setengah jam persiapan, kita sudah bergerak ke lokasi,” ujar Gumianto.

Namun, Gumianto mengakui terdapat kendala dalam penanganan bencana yang terjadi pada malam hari. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan alat berat terlambat tiba di lokasi, terlebih jika bencana terjadi di wilayah Kecamatan Habinsaran, Nassau, Borbor, Lumbanjulu, dan Ajibata.

“Seperti longsor yang terjadi di Kecamatan Lumbanjulu, terjadi malam hari sehingga arus lalu lintas sempat macet hingga hampir dua jam baru dapat dilalui,” tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN