Friday, July 31, 2026
home_banner_first
SUMUT

69 Ribu Penumpang Stasiun Medan Gunakan Face Recognition Boarding Gate KAI

Mistar.idJumat, 31 Juli 2026 pukul 17.20 WIB
69_ribu_penumpang_stasiun_medan_gunakan_face_recognition_boarding_gate_kai

Pelanggan KAI Divre I Sumut yang menggunakan face recognition di Stasiun Medan. (foto:dokumen PT KAI/mistar))

news_banner

Medan, MISTAR.ID (31/7/2026) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) mencatat sebanyak 69.309 penumpang telah memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan pada Semester I periode Januari hingga Juni 2026.

Jumlah tersebut mencapai 18 persen dari total 388.396 penumpang Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Medan pada periode tersebut.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan teknologi tersebut merupakan upaya perusahaan dalam meningkatkan kenyamanan dan kepraktisan pelanggan saat proses boarding.

"Fasilitas di wilayah Divre I Sumut ini baru tersedia di Stasiun Medan. Layanan ini diperuntukkan bagi pelanggan KA Jarak Jauh, seperti KA Putri Deli dan KA Sribilah, baik itu layanan utama maupun fakultatif," kata Anwar, Jumat (31/7/2026).

Teknologi ini dirancang agar lebih efisien. Pelanggan hanya perlu berdiri di depan mesin gate, menatap ke arah kamera, kemudian gerbang akan otomatis terbuka setelah sistem berhasil mencocokkan data.

Keuntungan dari teknologi ini, yakni penumpang tidak perlu mencetak tiket fisik atau menunjukkan kartu identitas diri (KTP) kepada petugas saat proses boarding.

"Secara langsung, hal ini dapat membantu pelanggan. Teknologi ini mempercepat antrean dan mengurangi risiko kartu identitas tertinggal atau tercecer karena lupa dimasukkan kembali ke dalam tas atau dompet," ucap Anwar.

Untuk menggunakan layanan boarding tanpa kontak, calon penumpang dapat melakukan registrasi mandiri melalui aplikasi Access by KAI.

Adapun caranya, yaitu membuka aplikasi Access by KAI di ponsel, memilih menu Akun, mengeklik opsi Registrasi Face Recognition, mengisi kelengkapan data diri sesuai KTP, kemudian melakukan foto selfie dengan mengikuti petunjuk yang tertera di layar.

Jika pelanggan mengalami kendala teknis atau kesulitan saat melakukan pendaftaran, KAI telah mempersiapkan petugas di Stasiun Medan untuk memberikan pendampingan secara langsung di lokasi.

Selain itu, KAI juga memastikan keamanan data pelanggan tetap terjamin. Perusahaan telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi, sehingga seluruh data biometrik dan pribadi penumpang dikelola secara terlindungi.

Selain efisien, penerapan sistem Face Recognition ini juga sejalan dengan pilar keberlanjutan perusahaan. Pengurangan pencetakan tiket kertas secara tidak langsung membuat pelanggan KAI turut berkontribusi dalam menekan penebangan pohon secara global.

"Kami mengimbau pengguna KA Putri Deli dan KA Sribilah untuk segera memanfaatkan layanan Face Recognition ini. Registrasi cukup dilakukan satu kali dan berlaku seterusnya. Layanan ini dapat membuat perjalanan kereta api lebih cepat, aman, praktis, dan ramah lingkungan," ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN