Thursday, July 30, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Simalungun Perkuat Wajib Belajar 13 Tahun, Dua TK Negeri Pembina Dibuka

Mistar.idKamis, 30 Juli 2026 pukul 10.59 WIB
simalungun_perkuat_wajib_belajar_13_tahun_dua_tk_negeri_pembina_dibuka

Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih, saat meresmikan TK Negeri Pembina di Kecamatan Dolok Panribuan. (Foto: Diskominfo Simalungun/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Kecamatan Dolok Panribuan kini memiliki Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina. Sekolah itu diresmikan Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih, Selasa (28/7/2026).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita. Setelah itu, Darmawati bersama rombongan menanam pohon di halaman sekolah. Di sisi lain, sejumlah orang tua dan guru tampak berkeliling melihat ruang belajar yang akan digunakan pada tahun ajaran ini.

Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, kehadiran TK Negeri Pembina menjadi salah satu langkah memperkuat Program Wajib Belajar 13 Tahun. Sasarannya bukan lagi hanya anak usia sekolah dasar, tetapi dimulai sejak pendidikan anak usia dini.

Camat Dolok Panribuan, Nopen Sijabat, berharap sekolah negeri tersebut dapat menjangkau lebih banyak anak yang selama ini belum memperoleh layanan PAUD.

"Atas nama Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas hadirnya TK Negeri Pembina ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat," kata Darmawati.

Ia mengatakan, anak-anak membutuhkan pendidikan sejak usia dini karena pada fase itulah kemampuan bersosialisasi, karakter, dan rasa percaya diri mulai dibentuk. Karena itu, peran guru dan orang tua dinilai sama pentingnya dalam mendampingi proses belajar anak.

Usai dari Dolok Panribuan, rombongan bergerak ke Kecamatan Tanah Jawa. Di sana, Darmawati kembali meresmikan TK Negeri Pembina. Ia juga menyempatkan diri masuk ke ruang kelas dan berbincang dengan guru serta orang tua murid.

Peresmian dua sekolah tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Arismen Damanik, unsur Forkopimca, kepala sekolah, tokoh masyarakat, serta orang tua siswa. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN