Tuesday, September 15, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Nora Novita Purba, Membangun Usaha Herbal dari Rempah Simalungun

Mistar.idSelasa, 15 September 2026 pukul 15.28 WIB
nora_novita_purba_membangun_usaha_herbal_dari_rempah_simalungun

Nora Novita Purba saat dikunjungi Rospita Purba, istri Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, di dapur produksi RAJAMU. (foto: Dok. Nora Novita Purba/Mistar.id)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Pengalaman menghadapi masalah kesehatan membawa Nora Novita Purba semakin dekat dengan rimpang dan rempah. Dari pengalaman pribadi itu, ia kemudian membangun RAJAMU, rumah jamu dan terapi herbal yang memanfaatkan berbagai bahan alami, termasuk rempah dari Kabupaten Simalungun.

Nora merintis usaha RAJAMU sejak 5 Oktober 2019 di Huta Siramah Tapian, Kelurahan Pematang Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. Nama tersebut diambil dari kata “Raja Jamu”, yang oleh Nora dimaknai sebagai “kerajaan” rimpang dan rempah untuk kesehatan dan perawatan tubuh berbahan alami.

Nora menilai Kabupaten Simalungun memiliki potensi besar sebagai lumbung bahan baku rempah dan tanaman herbal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Usaha tersebut dibangun dengan misi “Mengembalikan Manusia pada Pengobatan Alami”.

Dari Farmasi ke Rimpang

Nora lahir pada 5 Oktober 1983. Sebelum menekuni usaha herbal, perempuan yang akrab disapa Rara itu bekerja selama enam tahun di perusahaan farmasi Kalbe Farma.

Perjalanan hidupnya berubah ketika ia mengalami infeksi rahim yang, menurut penuturannya, diderita selama lima tahun.

Dalam upaya mencari jalan untuk memperbaiki kondisi kesehatannya, Nora kemudian mulai mempelajari tanaman herbal dan berbagai metode terapi.

“Saya mulai ikut kelas herbal online dan offline. Juga kelas terapi. Awalnya untuk menyembuhkan diri sendiri,” kata Nora kepada Mistar.id, Selasa (15/9/2026) di Simalungun.

Nora mengatakan dirinya kemudian konsisten mengonsumsi herbal dan rempah. Menurut pengakuannya, kondisi kesehatannya berangsur pulih. Pengalaman pribadi itulah yang kemudian mendorongnya mendirikan RAJAMU.

Dari dapur rumah, ia mulai mengembangkan berbagai olahan berbahan rimpang dan rempah menjadi usaha.

Lebih dari Sekadar Jamu

RAJAMU tidak hanya menghasilkan minuman jamu. Nora mengembangkan sejumlah produk kesehatan dan perawatan berbahan alami, mulai dari jamu godok, kapsul herbal hingga rangkaian produk perawatan kulit.

Usahanya kemudian berkembang sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain memproduksi berbagai olahan herbal, RAJAMU menyediakan layanan terapi dan perawatan kecantikan berbasis rempah.

Nora mengusung konsep Herbal Healing for Woman dengan fokus pada perempuan.

“Kenapa fokus ke perempuan? Karena perempuan adalah jantung dan nadi kehidupan. Kalau ibunya sehat, keluarganya ikut sehat,” ujarnya.

Menjamu Masa Depan

Melalui usaha tersebut, Nora ingin mengajak masyarakat lebih mengenal pemanfaatan rimpang dan rempah serta menerapkannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat alami.

“Menjamu masa depan dengan jamu. Menabung kesehatan dan kecantikan untuk hari tua,” katanya.

Bagi Nora, perjalanan membangun RAJAMU tidak terlepas dari pengalaman sulit yang pernah dilewatinya.

“Dari pengalaman pahit menjadi inspirasi. Dari dapur rumah menjadi ‘kerajaan’ rempah,” ujarnya.

Ia juga melihat kekayaan alam Kabupaten Simalungun, dengan falsafah *Habonaron do Bona*, memiliki potensi besar untuk pengembangan tanaman herbal dan rempah sebagai bahan produk kesehatan maupun perawatan tubuh.

Dari pengalaman pribadi menghadapi masalah kesehatan, Nora bersyukur kepada Allah SWT karena perjalanan itu membawanya menjadikan rempah sebagai jalan membangun usaha sekaligus mengenalkan kekayaan bahan alami dari tanah Simalungun. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN