Friday, October 30, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Mobilitas Warga Terganggu, BPBD Simalungun Siapkan Penanganan Darurat Jalan Huta Bayu Raja

Mistar.idJumat, 30 Oktober 2026 pukul 13.42 WIB
mobilitas_warga_terganggu_bpbd_simalungun_siapkan_penanganan_darurat_jalan_huta_bayu_raja_

Ruas jalan rusak di Kecamatan Huta Bayu Raja. (Foto: Dok. FB Aris Lubis/Mistar)

Simalungun, MISTAR.ID (30/10/2026) — Warga yang melintas di ruas jalan rusak kawasan Huta Bayu Raja tidak perlu menunggu proyek perbaikan permanen. Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan melakukan penanganan darurat menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

Kepala BPBD Simalungun, Budiman Silalahi, mengatakan perbaikan sementara dilakukan atas arahan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih. Langkah ini diambil agar kerusakan jalan tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Ya, kita akan melakukan perbaikan sementara agar mobilitas warga lebih lancar. Kita tangani dulu kondisi daruratnya," kata Budiman, Jumat (30/10/2026).

Ia menyebut bupati telah meminta BPBD segera mengambil langkah penanganan. Perbaikan darurat tersebut akan menggunakan dana BTT.

"Sudah ada arahan bupati agar jalan itu ditangani. Apalagi menjelang Nataru, kita harapkan aktivitas masyarakat tidak terlalu terhambat. Segera kita perbaiki menggunakan dana BTT sesuai arahan bupati," ujarnya.

Budiman menjelaskan ruas jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan pengerjaan melalui program tersebut akan dimulai.

Karena itu, pemerintah memilih melakukan penanganan sementara tanpa menunggu realisasi proyek IJD.

"Memang sudah masuk IJD, tetapi kita belum tahu kapan pengerjaannya. Kita juga bukan mengerjakan perbaikan jalan, maka yang kita lakukan hanya penanganan darurat untuk memperlancar aktivitas masyarakat menjelang Nataru," katanya.

Kerusakan jalan di kawasan Huta Bayu Raja sebelumnya dikeluhkan masyarakat karena menyulitkan kendaraan yang melintas. Saat hujan, sejumlah bagian jalan tergenang air hingga mencapai lutut orang dewasa.

Wakil Ketua DPRD Simalungun, Bona Uli Rajagukguk, sebelumnya meminta pemerintah tidak membiarkan warga terus berhadapan dengan jalan berlubang dan genangan air setiap kali hujan turun.

Bona mengatakan perbaikan jalan itu sudah berulang kali diusulkan selama tiga tahun terakhir. Menurut politikus Gerindra tersebut, jalan itu menjadi akses penting bagi masyarakat, termasuk menuju kawasan industri Sei Mangkei. (hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN