Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Hari Lahir Pancasila, Warga Simalungun Diajak Kibarkan Bendera

Mistar.idSenin, 1 Juni 2026 pukul 14.08 WIB
hari_lahir_pancasila_warga_simalungun_diajak_kibarkan_bendera

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih saat membacakan amanat Kepala BPIP di peringatan hari lahir Pancasila 2026. (Foto: Diskominfo/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Masyarakat di Simalungun diajak mengibarkan bendera merah putih pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, Senin (1/6/2026).

Ajakan ini datang dari Camat Girsang Sipangan Bolon dan Kecamatan Panei. Pengibaran bendera dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

Camat Girsang Sipangan Bolon, Victor Saragih, menyampaikan momen Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar terus menjaga persatuan dan memperkuat rasa cinta tanah air.

"Kami mengimbau seluruh warga agar bersama-sama mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan bangsa dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pemasangan bendera ini juga dilakukan di seluruh kecamatan di Simalungun," ujarnya.

Ajakan serupa juga disampaikan Camat Panei, Ronald Saragih. Ia menilai pengibaran bendera bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kebersamaan dan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

"Pancasila adalah perekat bangsa. Dengan mengibarkan Merah Putih, kita menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia dan menjaga semangat persatuan," kata Ronald.

Di kesempatan lain, Pemerintah Kabupaten Simalungun telah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, sebagai Inspektur Upacara dan diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibacakan Bupati Simalungun, disebutkan Pancasila bukan hanya dasar negara. Tetapi juga pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Semangat Hari Lahir Pancasila diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Anton. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN