Friday, July 31, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Bupati Anton Minta OPD Bergerak Cepat Laporkan Warga yang Belum Pernah Terima Bantuan

Mistar.idJumat, 31 Juli 2026 pukul 11.12 WIB
bupati_anton_minta_opd_bergerak_cepat_laporkan_warga_yang_belum_pernah_terima_bantuan

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menemui para lansia di Nagori Manik Maraja, Kecamatan Sidamanik. (Foto: Dokumentasi Diskominfo Simalungun/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat mendata dan melaporkan warga yang layak menerima bantuan sosial, tetapi belum pernah mendapatkannya.

Permintaan itu disampaikan Anton setelah menemukan seorang warga lanjut usia (lansia) yang tinggal seorang diri dan belum pernah menerima bantuan pemerintah saat meninjau Pelayanan Publik Terpadu di Nagori Manik Maraja, Kecamatan Sidamanik, Kamis (30/7/2026).

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti. Anton meminta dinas terkait segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi lansia itu sekaligus melakukan pendataan agar bantuan dapat segera disalurkan.

Ia menegaskan bantuan sosial harus tepat sasaran dan tidak boleh ada masyarakat yang berhak menerima bantuan, tetapi terlewat dari pendataan.

Penemuan itu terjadi saat Bupati berkeliling meninjau pelayanan yang dipusatkan di Nagori Manik Maraja. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan pemerintah dalam satu tempat, mulai dari pengurusan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, pelayanan BPJS Kesehatan, keluarga berencana, bantuan sosial, hingga pasar murah.

Menurut Anton, pelayanan terpadu tersebut sengaja dibawa ke tingkat kecamatan agar masyarakat lebih mudah mengakses berbagai layanan pemerintah tanpa harus mengeluarkan biaya dan waktu untuk datang ke sejumlah kantor.

"Tujuannya supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan, baik administrasi kependudukan, kesehatan, maupun layanan pemerintah lainnya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anton juga menyampaikan rencana pemberian hadiah bagi warga yang telah berusia 85 tahun ke atas. Ia meminta program Sekolah Lansia diperluas hingga ke tingkat nagori agar para lansia tetap sehat dan produktif.

Selain membuka pelayanan, Pemkab Simalungun juga membawa sejumlah program pembangunan ke Kecamatan Sidamanik. Rekonstruksi Jalan Manik Maraja sepanjang 395 meter mulai dikerjakan dengan anggaran Rp1 miliar. Perbaikan jalan juga dilakukan di Huta Siborong-borong, Nagori Bahal Gajah, serta Huta Dipar Hataran, Nagori Ambarisan, masing-masing dengan anggaran Rp150 juta.

Di sektor pertanian, rehabilitasi jaringan irigasi seperti Daerah Irigasi (DI) Manik Rejo senilai Rp2 miliar dan DI Ambarisan senilai Rp1 miliar sedang berjalan. Pemerintah juga menyerahkan dua unit hand traktor roda dua kepada kelompok tani di Nagori Sarimatondang dan Nagori Tigabolon.

Pembangunan jalan usaha tani turut dikerjakan di Nagori Tigabolon sepanjang 320 meter dengan anggaran Rp420,8 juta, sedangkan di Nagori Ambarisan sepanjang 145 meter senilai Rp190,675 juta. Sementara itu, di bidang kesehatan, revitalisasi Puskesmas Pembantu Manik Hataran juga menjadi bagian dari program yang dijalankan tahun ini.

Camat Sidamanik Juliana F. Simarmata mengatakan kehadiran Bupati bersama seluruh perangkat daerah memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan tanpa harus mendatangi banyak kantor.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa paket sembako, alat pertanian, alat kesehatan, kursi roda, beasiswa, serta santunan Jaminan Kematian (JKM). (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN